Radar Batang

Karya Siswa Dapat Dukungan dari Yamaha

Karya Siswa

SERAHKAN – Manajer Produk Yamaha Power Produk DDS III Jateng dan DIY menyerahkan bantuan kepada Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bawang.
M Dhia Thufail

BATANG – Hebat. Itulah kata pertama yang mesti dilontarkan banyak orang setelah menengok hasil karya tangan para siswa siswi SMK Muhammadiyah Bawang, Kabupaten Batang. Karena tak main main, mereka sudah berhasil menciptakan puluhan inovasi produksi mesin peralatan tepat guna teknologi pertanian.

Adapun peralatan pertanian yang sudah siap dipasarkan diantaranya, mesin pengemping Mlinjo, mesin penggilingan Padi (Power Tresher), mesin memipil Jagung kelebot (Corn Sheller Kelebot), mesin pengering biji bijian (Bad Dryer), mesin pencacah bahan pupuk organik (Appo Mini), mesin pedal thresher bermotor, dan mesin jagung terkelupas (Corn Sheller).

Sehingga tak khayal, apabila buah karya tangan siwa siswi SMK tersebut banyak dilirik oleh pabrikan pabrikan besar. Satu diantaranya PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT.YIMM). Yang kemarin, Jum’at (13/4) akhirnya memutuskan untuk menjalin kerjasama.

“Sekolah kami mendapat kepercayaan dari PT YIMM. Mereka menginginkan agar kami bisa terus berkarya. Oleh karenanya, mereka memberi suport dengan menyerahkan bantuan berupa Multi Pupose Engine, untuk menunjang program kelas Industri,” ujar Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bawang Imam Pamungkas, SPd.

Imam mengatakan, dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik dan kualitas pengajaran praktik di jurusan teknik sepeda motor serta program pelatihan dan pemagangan pengajar di SMK Muhammadiyah Bawang.

“Multi Purphose Engine ini nantinya untuk penggerak alat – alat pertanian yang di buat oleh siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Tenik Sepeda Motor SMK Muhammadiyah Bawang,” jelas Imam.

Ia berharap, agar inovasi produk peralatan mesin tepat guna teknologi pertanian yang telah diciptakan, bisa bermanfaat dan digunakan untuk membantu masyarakat di sekitar sekolah yang pada umumnya bekerja di bidang pertanian.

“Setelah mampu menciptakan peralatan pertanian, nanti akan muncul jiwa enterprenurship atau kewirausahaan pada siswa – siswi SMK Muhammadiyah Bawang. Dan alhamdulillah, sudah banyak kelompok tani yang membeli peralatan pertanian kami,” bebernya.

Sementara itu, Manajer Produk Yamaha Power Produk DDS III Jateng dan DIY Afanvarithhza mengatakan, bahwa ketertarikannya untuk menjalin kerjasama itu timbul setelah SMK Muhammadiyah Bawang menggelar launching alat pertanian. Ia terkesan, karena siswa – siswi mampu menciptakan inovasi peralatan teknologi tepat guna.

“Kami melihat SMK Muhammadiyah ini mempunyai potensi untuk mengaplikasikan produk yamaha dari proses belajar mengajar sampai dengan produksi untuk alat pertanian dan bisa di pakai oleh masyarakat lain,” katanya.

Dijelaskan olehnya, bahwa kerjasama ini akan terus berlanjut selama proses belajar mengajar masih ada. Serta akan terus mensuport, karena menurutnya, ini merupakan kerjasama yang saling menguntungkan dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.

“Kerjasama Yamaha dengan pihak SMK sudah ada di beberapa daerah, tapi untuk kerjasama produk baru pertama kali di SMK Muhammadiyah Bawang Kabupaten Batang,” ucapnya. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments