Radar Kajen

Dua Pencuri Kambuhan Diringkus

Pencuri

DIAMANKAN – Dua tersangka pencuri kambuhan diamankan lantaran kerap meresahkan warga wilayah pegunungan. Adapun pelaku nekat melakukan tindakanya dengan dalih terbelit kebutuhan sehari-hari.
TRIYONO

Tujuh Kali Mencuri HP Tetangga

Dua pencuri kambuhan daerah pegunungan diringkus anggota Polsek Kandangserang, akhir pekan kemarin. Kedua pelaku nekat mencuri berdalih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Keduanya warga Dukuh Luragung, Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, yang nekat mencuri handphone milik tetangganya, yakni Kasnadi (39) dan Roni (41). Keduanya merupakan buruh yang bekerja di Jakarta.

Berdasarkan pengakuannya, kedua pelaku ini sudah tujuh kali mencuri handphone di Desa Luragung dan sekitarnya. Kasnadi dan Roni kerap melakukan aksinya ini saat mudik ke kampung pada saat pekerjaan di Jakarta sepi. Kedua tersangka ditangkap Unit Reskrim Polsek Kandangserang dan Buser Satreskrim Polres Pekalongan di rumahnya masing-masing, sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pengakuan sementara sudah tujuh kali melakukan aksi pencurian dengan pemberatan seperti ini. Alasannya mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” terang anggota Polsek Kandangserang.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Akrom, menerangkan, kedua pelaku berhasil ditangkap berdasarkan laporan dua korban yang masih berstatus pelajar, yakni Krisnanto (17) dan Titi Ayu Lestari (16), keduanya warga Dukuh Miriamba, Desa Luragung. Polisi yang melakukan penyelidikan di lapangan akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku beserta barang bukti Hp Samsung J2 Prime warna hitam dan Hp Samsung J2 Prime warna emas.

“Kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing,” terang Akrom.

Diterangkan, aksi pencurian dengan pemberatan di rumah korban Krisnanto terjadi pada Jumat (30/3), sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban bersama dengan seorang temannya tengah tidur di ruang tamu, dan Hp tersebut diletakan di dekat korban. Namun, keesokan harinya, Hp tersebut sudah tidak ada.

“Pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban melalui jendela samping kanan rumah yang posisinya sudah terbuka,” katanya.

Setelah sukses membobol rumah korban pertama, keesokan malamnya kedua tersangka ini nekat mencuri Hp di rumah korban kedua. Padahal, korban Titi Ayu Lestari ini masih satu pedukuhan dengan korban pertama. Modusnya pun sama. Saat korban tengah tidur di ruang tamu, pelaku mengambil Hp milik korban, yang diletakkan tak jauh dari tubuh korban.
Pelaku masuk ke dalam rumah dengan melepas pagar dapur rumah yang terbuat dari anyaman bambu.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatnya Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tandasnya. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments