Metro Pekalongan

Urai Kemacetan, Jalan Kemakmuran Dibuka Dua Arah

KOTA PEKALONGAN – Sebagai upaya memecah padatnya lalu lintas di Jalan Pemuda dan Kawasan Monumen Djoeang menuju ke arah Jakarta, Dinas Perhubungan Kota Pekalongan membuka jalur dua arah di Jalan Kemakmuran. Sehingga kendaraan yang akan menuju ke arah Jakarta dan melintas di Jalan Pemuda, bisa langsung melitas Jalan Kemakmuran dan dilanjutkan ke Jalan Bahagia hingga keluar langsung di Jalur Pantura.

Kabid Lalu Lintas pada Dishub Kota Pekalongan, M Restu Hidayat menerangkan, keputusan membuka jalur dua arah di Jalan Kemakmuran diputuskan dalam rapat bersama 10 April lalu. Berdasarkan hasil evaluasi, kondisi volume lalu lintas di Jalan Pemuda dinilai sudah padat. Ditambah arus lalu lintas lokal, maka sering terjadi kemacetan di ruas jalan tersebut.

“Sebagai alternatif solusi, diputuskan untuk membuka jalur dua arah di Jalan Kemakmuran. Sehingga kendaraan dari Jalan Diponegoro, Jalan Progo, maupun Jalan Manggis bisa tidak melintasi Jalan Pemuda namun masuk ke Jalan Kemakmuran, kemudian Jalan Bahagia dan keluar di Jalur Pantura depan Stasiun Pekalongan,” tuturnya, Kamis (12/4).

Namun, pembukaan jalur dua arah di Jalan Kemakmuran hanya dikhususkan bagi kendaraan kecil. Untuk kendaraan berat yakni kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih tetap harus melintasi Jalan Pemuda. “Sebelumnya dari arah timur mobil tidak bisa melintas tapi kini dibuka. Tapi untuk truk tiga sumbu tidak bisa karena lebar jalan yang terbatas,” tambahnya.

Ia berharap, dengan dibukanya jalur dua arah di Jalan Kemakmuran bisa memecah lalu lintas di Jalan Pemuda. “Harapan kami bisa memecah lalu lintas disana yang selama ini sudah cukup padat. Rabu kemarin, rekayasa lalu lintas tersebut sudah diterapkan dan masyarakat sudah bisa menggunakan jalur tersebut. Kami juga sudah memasang rambu petunjuk di titik-titik tersebut,” tandasnya. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments