Features

Melihat Kelanjutan Pembangunan Pasar Kedungwuni

Pasar Kedungwuni

PASAR KEDUNGWUNI – Pembangunan Pasar Kedungwuni Kabupaten Pekalongan terus berlanjut. Tahun ini giliran pembangunan blok B dan C yang dianggarkan hingga Rp26miliar.
MUHAMMAD HADIYAN

Untuk Blok B dan C Dianggarkan Rp 26 M

Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali melanjutkan pembangunan Pasar Kedungwuni. Seperti apa? M Hadiyan, Kedungwuni

Setelah Menyelesaikan pembangunan blok F, kini Pemkab Pekalongan kembali melakukan ancang-ancang untuk pekerjaan pembangunan dua blok Pasar Kedungwuni, yakni blok B dan blok C. Direncanakan pembangunan dua blok pasar terbesar di Kota Santri itu akan memakan anggaran hingga Rp26miliar.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Pekalongan, Riyantini membenarkan hal tersebut, kemarin. Ia mengatakan, pembangunan blok B dan blok C di Pasar Kedungwuni, saat ini masih dalam proses persiapan lelang.

“Ini masih persiapan mas. Untuk pembangunan yang blok B dan blok C,” ujar Riyantini, kemarin.

Untuk nilai pembangunan kedua blok, mencapai Rp26miliar. “Dua-duanya total Rp26miliar,” tambahnya.

Posisi pasar darurat juga sudah dipersiapkan. Karena untuk proses pembangunan itu para pedagang harus dipindah sementara di pasar darurat. “Pasar darurat jelas kita persiapkan,” kata dia.

Pembangunan Pasar Kedungwuni ini dibagi beberapa blok. Hal ini dilakukan untuk menata pasar yang aktivitasnya bisa dikatakan paling padat di antaran pasar di Kota Santri.

“Saat ini, di dalam pasar kan kondisinya masih campur dengan macem-macem pedagang. Nah, setelah pembangunan ini, nanti akan ditata. Agar dapat lebih tertib lagi, tidak campur aduk,” tandasnya.

Seperti diketahui, pembangunan Pasar Kedungwuni dilakukan secara bertahap. Saat ini, pembangunan pasar khusus unggas dan pasar basah blok F di pasar tradisional itu selesai.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi pernah menyebutkan bahwa pembangunan ini akan dibagi menjadi 9 blok. Hal ini dilakukan agar bisa meningkatkan kualitas perdagangan di Kabupaten Pekalongan.

Para pedangang, sebagian besar setuju atas rencana tersebut dan berharap pemerintah segera merealisasikannya karena kondisi pasar sudah kumuh dan bocor. “Tempat bedagang kami kalau hujan banjir pak, oleh karena itu kami berharap semoga dibangun pasarnya agar kami lebih nyaman berjualan,” tandas Warni, salah satu pedagang di Pasar Kedungwuni, yang berharap pembangunan dan penataan dapat diselesaikan segera. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments