Radar Batang

Warga Wonotunggal Berharap Punya Pasar

Ngudo Roso

NGUDO ROSO – Bupati Batang, Wihaji berinteraksi dengan masyarakat Desa Sodong Wonotunggal dalam kegiatan Ngudo Roso, Rabu (11/4).
NOVIA ROCHMAWATI

WONOTUNGGAL – Bupati Batang, Wihaji kembali menggelar kegiatan Ngudo Roso di Desa Sodong, Wonotunggal, Rabu (11/4). Dalam kegiatan tersebut warga Desa Sodong dan sekitarnya mencurahkan keluh kesahnya pada orang nomor satu Batang ini. Salah satunya, warga meminta adanya pasar di Kecamatan Wonotunggal.

Hal ini seperti yang disampaikan salah seorang warga, Musbikhin. Tokoh masyarakat Desa Wonotunggal ini berharap agar ada pembangunan pasar di kecamatannya. Tak hanya itu, diharapkan juga ada rawat inap serta alun-alun kecamatan.

“Kami berharap di Wonotunggal ada pasar. Dan kami harap pasar ini bisa diletakkan di tempat strategis dan sesuai dengan kondisi. Selain itu kami harap ada alun-alun dan layanan rawat inap 24 jam,” harap Musbikhin.

Menanggapi keluhan tersebut, suami Uni Kuslantasi mengaku memang belum ada perencanaan terkait hal tersebut untuk jangka waktu dekat. Namn terkait usulan tersebut, pihaknya mengapresiasi dan berharap ke depan dapat segera direalisasikan.

“Kalau rencana dekat belum ada proyek pembangunan pasar seperti tadi yang disampaikan warga. Tentunya hal tersebut akan nanti kami pikirkan. Sementara kami akan fokus ke penataan wajah kota. Tapi kami juga akan mengkaji perkembangan Wonotunggal agar tidak menjadi Wonotinggal,” terang Wihaji.

Dilanjutkan, sementara pihaknya akan mengkaji usulan tersebut. Apalah pasar benar-benar menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Dan jika setelah dikaji memang benar dibutuhkan maka baru akan kami kaji lokasinya.

Selain itu, permasalahan infrastruktur masih mendominasi keluhan dari masyarakat. Banyak juga di antara masyarakat yang meminta adanya penambahan kuota bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasalnya banyak RTLH di Desa Sodong dan beberapa desa lainnya di Wonotunggal yang belum tercover.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Batang, Ari Yudianto SH menerangkan, tahun ini pihaknya menganggarkan dana bantuan sekitar 13M untuk RTLH. Sedangkan kebutuhan RTLH sendiri mencapai 51ribu RTLH.

“Anggaran tahun ini ada sekitar Rp 13 M. Dan kebutuhannya ada sekitar 51Ribu RTLH. Sedangkan dana itu sendiri hanya dapat mengcover sekitar 1300 RTLH,” tandasnya. (Nov)

Penulis: Novia Rochmawati & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments