Radar Batang

Soal UNBK Menghilang, Ratusan Siswa Terpaksa Ujian Ulang

Soal UNSoal UNBK MenghilangBK Menghilang

TINJAU – Staf Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Batang. UNBK dilanjutkan usai adanya soal yang menghilang di sesi 1 dan 2.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

*UNBK SMA/MA Hari Kedua

BATANG – Ratusan siswa kelas 12 SMA/MA sederajat di Kabupaten Batang yang menjalankan UNBK hari kedua terpaksa melakukan ujian ulang, Selasa (10/4). Hal ini dilakukan karena soal mata ujian Matematika menghilang antara 20-25 soal. Gangguan ini tidak hanya terjadi di Batang saja, tapi juga dialami beberapa kota/kabupaten lainnya di Jawa Tengah, seperti di Magelang, Wonosobo, Slawi dan lainnya.

“Ya benar, tadi sempat ada gangguan yang kami asumsikan berasal dari pusat. Yakni ada beberapa soal, bahkan lebih 50 persen soal menghilang, sekitar 20-25 soal dari 40 soal yang seharusnya diujikan. Ini sedang ditelusuri oleh pusat apa penyebabnya, dan ini memang tidak hanya terjadi di Batang saja. Tapi juga terjadi di beberapa kota kabupaten di Jateng, Seperti Magelang, Tegal, Wonosobo dan lainnya,” ujar Staf Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Yusriati saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Batang.

Yusriati menerangkan, atas kejadian itu para siswa terpaksa melakukan ujian ulangan atau susulan. Untuk kesepakatan mengulang atau melaksanakan susulan pihaknya menyerahkan kebijakan tersebut ke sekolah yang bersangkutan. Karena hal ini sesuai dengan kebutuhan siswa, dan menyesuaikan dengan kemampuan sekolah, pengawas dan banyak aspek lainnya.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Batang, Siti Ismuzaroh SPd MPd menerangkan, gangguan sendiri awalnya terjadi di sesi 1. Setelah dikerjakan hingga akhir sesi, jumlah soal yang menghilang mencapai 50 persen lebih. Meski begitu pihaknya tetap otimis melanjutkan sesi 2. Namun karena kejadian serupa terulang, di tengah jalan sesi 2 ini terpaksa diberhentikan.

Namun untuk sesi dua sendiri, pihaknya langsung mengulang usai jaringan dilog out dan sinkronisasi. Akhrinya para siswa yang masuk sesi 2 kembali mengulang ujian mereka sekitar pukul 12.30-14.30 WIB. Otomatis untuk sesi tiga mengalami kemunduran jadwal usai sesi 2 berakhir.

Untuk sesi 1 pihaknya sepakat akan melakukan ujian ulang hari tersebut juga usai sesi 3 berakhir. Pasalnya, sebagian siswa tidak dapat mengikuti ujian susulan yang notabene baru akan digelar tanggal 17 April nanti.

“Untuk sesi yang pertama awalnya kami putuskan agar mereka mengikuti ujian susulan tanggal 17 nanti. Tapi berhubung banyak anak-anak kami yang akan mengikuti ujian sekolah kedinasan dan berbagai alasan lainnya akhirnya kami putuskan untuk mengulang di hari ini saja. Jika tidak ada gangguan lagi kami jadwalkan usai Salat Maghrib nanti anak-anak sesi 1 akan melakukan ujian ulangan mata ujian Matematika,” terangnya.

Meski begitu tidak serta merta tiap SMA/MA mengambil keputusan yang sama. Pihaknya selaku MKKS membebaskan sekolah untuk mengambil langkah sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

“Jadi ada dua opsi, yang pertama mengulang hari ini, atau yang kedua mengikuti ujian susulan tanggal 17 nanti. Namun keputusan itu dari kami MKKS menyerahkan semuanya ke sekolah masing-masing,” tandas perempuan yang menjabat sebagai ketua MKKS Batang ini.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas 12 SMAN 1 Batang, Mei Asih P mengaku kecewa dengan gangguan ini. Ia dan temannya kecewa karena terpaksa harus melakukan ujian ulang. Meski begitu ia berharap dapat menjalankan ujian ulang dengan lancar.

“kecewa ya Mbak. Kan kita sudah belajar sebelumnya, dan tiba-tiba soalnya hilang. Dari 40 soal hanya ada 15 soal. Sudah ngerjakkan 15 soal itu ujiannya terpaksa harus diulang. Kami bisa ya yang soal eror itu dibonuskan saja dan tidak ada ujian ulang. Tapi karena tidak bisa begitu yang kami harus menjalankan ujian nanti malam. Ya kami harap semoga ujiannya lancar dan hasilnya bisa memuaskan,” harap siswi jurusan IPA ini.

Ujian Ulangan juga dilakukan oleh MA Muhammadiyah Batang. Kepala MA Muhammdiyah Batang, Nuridin SPdI menerangkan, hal ini dilakukan karena pihaknya hanya menggelar satu sesi yang diisi oleh 17 siswa. Oleh karenanya pihaknya langsung mengulang ujian setelah data dari server pusat berhasil disinkronkan kembali.

“Kami memutuskan untuk melakukan ujian ulang langsung hari ini juga. Karena kebutulan kami hanya satu sesi saja. Jadi begitu data dari server pusat pulih kami langsung laksanakan. Sekitar jam 15.00 WIN kami mulai ujiannya, dan akan rampung sekitar pukul 17.00. Jadi alhamdulillah murid-murid tidak perlu melakukan ujian hingga malam hari,” pungkasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Facebook Comments