Metro Pekalongan

Pendaftar Calon Anggota Polri Capai 82 Orang

Masuk Daftar Polri

UKUR BADAN – Salah seorang pendaftar penerimaan calon anggota Polri sedang diukur tinggi badannya di Mapolres Pekalongan Kota.
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Memasuki hari keenam belas atau sehari menjelang penutupan pendaftaran penerimaan anggota Polri tahun 2018, tercatat sudah ada 82 orang yang mendaftar sebagai calon anggota Polri yang tercatat di panitia penerimaan di Bagian Sumda Polres Pekalongan Kota, Selasa (10/4).

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, melalui Kabag Sumda Kompol Sri Sumardi menjelaskan, puluhan pendaftar itu telah memasukkan berkas pendaftaran untuk beberapa jenis seleksi. “Perinciannya, pendaftar Akpol sebanyak 14 orang terdiri dari 12 pria dan 2 wanita, Bintara Polri tugas umum sebanyak 62 orang terdiri dari 54 pria dan 8 wanita, serta Tamtama sebanyak 6 orang pendaftar pria,” ungkapnya, kemarin.

Dia menyampaikan, pendaftaran calon anggota Polri 2018 terdiri dari berbagai jenis seleksi, yaitu Tamtama Polri, Bintara Polisi, Bintara Khusus penyidik pembantu, Bintara Musik, Bintara TI, dan AKPOL.

Pendaftaran dibuka mulai 26 Maret hingga 11 April 2018. Pendaftar terlebih dahulu mendaftar melalui website penerimaan.polri.go.id. Kemudian masing-masing pendaftar menyerahkan persyaratan administrasi, berkas pendaftaran dan pengukuran tinggi badan/berat badan di panitia lokal, yakni di masing-masing Polres setempat.

Kompol Sri Sumardi memaparkan, untuk tahap selanjutnya akan dilaksanakan pemeriksaan administrasi (rikmin) awal berkas seluruh pendaftar yang telah masuk, sekaligus penandatanganan pakta integritas para pendaftar dan orang tuanya bersama panitia pendaftaran. “Rikmin awal dan pakta integritas akan dilaksanakan di Mapolres Pekalongan Kota pada Jumat, 11 April mendatang,” tuturnya.

Setelah itu, seluruh berkas pendaftaran yang lulus seleksi administrasi akan dikirimkan ke Polda Jateng untuk tahapan seleksi selanjutnya.

Lebih lanjut Sri Sumardi menegaskan, masuk Polri tidak dipungut biaya. Penerimaan calon anggota Polri ini mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis (Betah), Berkualitas, serta Clear & Clean. “Tidak ada celah untuk korupsi, kolusi, dan nepotisme. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan diawasi pihak internal maupun eksternal. Maka jangan percaya apabila ada orang yang mengaku bisa meluluskan menjadi anggota Polri dengan syarat membayar sejumlah uang dan sebagainya,” tegasnya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments