Radar Tegal

Residivis Curras Diringkus, Lukai Korban Dengan Palu

Lukai Korban, Residivis Curras Diringkus

INTEROGASI – Kapolres AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Purnomo mengorek keterangan residivis curras, kemarin.
HERMAS PURWADI

SLAWI – Tamat sudah aksi kejahatan yang dilakukan mantan residivis yang satu ini. Di aberhasil diringkus tim buser Sat Reskrim Polres Tegal, usai melakukan aksi pamungkasnya dan sempat melukai korban dengan palu besi yang mengakibatkan korban terluka parah.

Kapolres AKPB Dwi Agus Prianto SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Purnomo SH menyatakan, satu dari dua tersangka itu baru saja keluar dari penjara dan kembali melakukan aksinya secara sadis.

“Dia adalah Bahtiar Arif (28) warga Desa Kebandingan RT 17/RW 04 Kecamatan Kedungbanteng dan Riyanto (25) warga Desa Kebongdadi RT 07/ RW 02 Kecamatan Surodadi. Dia terkahir melakukan aksi pencurian dengan kekerasan atau curras di Desa Purbayasa Kecamatan Pangkah,” ujarnya Senin (9/4) kemarin.

Dalam aksi terkahirnya tersangka berhasil masuk kedalam rumah milik Afidah (24) di Desa Purbayasa dengan cara memanjat dinding dan genteng belakang rumah. “Setelah itu tersangka masuk dan mengambil beberapa burung didalam rumah dan dimasukkan kedalam sarung yang ada dirumah tersebut. Saat melakukan aksinya tersangka diketahui oleh korban dan diteriaki maling. Disinilah tersangka nekad melakukan kekerasan dengan cara memukul korban dengan menggunakan palu besi yang ada di lokasi. Hantaman palu itu mengarah ke bagian kepala korban, tangan, dan wajah sehingga korban tersungkur dan tersangka kabur sambil membawa barang hasil kejahatan,” cetusnya.

Berangkat dari aduan atau infromasi tersebut, Sat Reskrim berupaya menyebar anggota untuk melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas serta keberadaan pelaku. “Berdasarkan hasil interogasi oleh anggota, tersangka juga melakukan aksi yan gsama di beberapa tempat diantaranya di Desa Margamulya Kecamatan Kedungbanteng, dan Desa Karangjati Kecamatan Tarub,” tegasnya. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka diantaranya palu besi, sandal jepit, burung muray, ponselm 1 unut sepeda motor Hionda Vario, dan 1 buah tabung TV 21 inci.

Dalam kasus ini keduanya bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (her)

Facebook Comments