Radar Pendidikan

Sakit, Siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal Ikut UNBK Ditandu

Sakit, Siswa SMA Muh 4 Ikut UNBK Ditandu

SEMANGAT – Meski sakit, Alam Rustam Listyanto, siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal, tetap kukuh mengikuti UNBK.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Sebanyak 50 siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 4 Kendal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Senin (9/4). Di hari pertama UNBK, satu peserta harus mengikuti ujian dengan ditandu oleh petugas PMI Kendal karena menderita sakit pada kakinya akibat kecelakaan. Ia bernama Alam Rustam Listyanto (18) warga Desa Cepiring, RT4/RW, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.

Meski dalam kondisi sakit, Alam tetap bersikukuh mengikuti UNBK yang dilaksanakan sekolahannya, walau harus ditandu. Dengan dibantu petugas dari PMI Kendal, siswa tersebut dijemput dari rumahnya dengan menggunakan mobil ambulan.

Proses antar jemput itu dilakukan petugas PMI selama pelaksanaan ujian tersebut berlangsung hingga empat hari mendatang. Saat ditandu, Alam tampak berusaha bersikap tegar meskipun sebenarnya tengah merasakan rasa sakit yang luar biasa. Hal itu tampak seperti pada raut mukanya saat kakinya yang dibalut perban itu diangkat oleh petugas PMI. Namun hal itu tidak sama sekali meredakan semangatnya. Ia tetap fokus dalam melakasanakan UNBK.

Sementara Kepala SMA Muhammadiyah 4 Kendal, Slamet Purwanto, mengatakan, pihak sekolah telah berupaya memberikan pelayanan khusus kepada siswanya yang kondisinya tengah sakit. Yakni dengan menyiapkan tempat duduk khusus yang dilengkapi dengan busa dan satu kursi untuk sandaran kakinya yang sakit. Selain itu, pihak sekolah juga menugaskan kepada guru secara bergantian untuk memberikan tambahan pelajaran di rumahnya. “Seminggu sekali, kami menugaskan guru secara bergantian datang ke rumah Alam untuk memberikan les pelajaran,” kata dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments