Features

Bupati Pekalongan Terima Penghargaan dari Korea

Penghargaan dari Korea

TERIMA PENGHARGAAN – Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi menerima penghargaan dari Korea karena memberikan fasilitasi dan informasi kebijakan- kebijakan dan memberikan iklim investasi yang kondusif. Penyerahan diberikan dalam Tea Time di Perkebunan Pagilaran, Paninggaran, Senin (9/4).
TRIYONO

Melihat Langkah Pemkab Mempermudah Informasi Perijinan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan saat ini terus melakukan perbaikan. Salah satunya mempermudah akses informasi perijinan. Atas hal itu, penghargaan kembali diterima. Seperti apa? Triyono, Peninggaran

Terima Penghargaan Lagi. Ya, kemarin, Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi kembali menerima penghargaan dari Korea. Penghargaan diberikan dari dalam acara Tea Time di PT Pagilaran, Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran.

Tea Time bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh, Direktur PT Pagilaran Rahmat Gunadi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj Hindun, Sekda Kabupaten Pekalongan juga diikuti oleh instansi vertikal, kelompok masyarakat camat, OPD dan BUMD serta BUMN.

Bupati Peakalongan KH Asip Kholbihi menyampaikan bahwa merupakan sebuah kehormatan karena ada salah satu lembaga utusan dari Negara Korea memberikan penghargaan.

“Penghargaan itu sebagai anggota kehormatan dari asosiasi yang ada di korea selatan karena kami memberikan fasilitasi dan informasi terkait dengan kebijakan- kebijakan regional di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Pekalongan. Terutama dalam memberikan kemudahan diperuntukan bagi para pelaku usaha dari Korea selatan,” terangnya.

Menurutnya, sebagai bentuk kerjasama dirinya juga diundang ke Korea institut beberapa tahun lalu. Perwakilan dari Korea juga datang ke Kabupaten Pekalongan untuk penjajakan kerjasama bahkan kemarin perusahaan- perusahaan besar juga sudah datang untuk menyiapkan kawasan Industri.

“Mudah- mudahan ini cocok. Tapi setidaknya mereka juga sudah punya pandangan iklim investasi di daerah memang mudah dan kondusif, harga lahan terjangkau dan pola kemitranya akan kita bangun secara lebih sehat. Dan inilah yang melatar belakangi mereka memberikan kepercayaan untuk memberikan lenghargaan,” terangnya.

Sedangkan untuk acara Tea Time, lanjut Bupati, untuk mendesain kebijakan Pemkab Pekalongan di tahun 2018 yang masih berjalan. Sekaligus melakukan evaluasi LKPJ 2017.

“Untuk penataan infrastruktur yang kurang kemarin sedang kita lengkapi,” lanjutnya.

Khusus untuk PT Pagilaran, Pemkab menaruh perhatian karena merupakan aset yang ada di Kabupaten Pekalongan. Meskipun ini milik PT Pagilaran dan UGM tapi lokusnya di Kabupaten Pekalongan jadi pemkab punya kepentingan untuk lebih memberdayakan petani.

“Bagaimana caranya petani kita agar lebih untung kami, untuk itu kami menawarkan program diversifikasi bekerjasama dengan perhutani. Jadi lahan masyarakat akan kita tambah lagi,” imbuhnya.

Sementara dalam kesempatan itu, Direktur PT Pagilaran, Rahmat Gunadi menyampaikan bahwa teh yang ada di Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran dalam pemasaranya berskala expor.

Teh hasil ini juga memiliki sertifikasi dengan kualitas yang cukup baik di negara eropa dan amerika. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments