Radar Pendidikan

Harlah NU, Ribuan Pelajar Ikuti Jalan Sehat

MWC NU Kajen

MEMBERIKAN – MWC NU Kajen memberikan hadiah kepada para peserta jalan sehat peringatan harlah NU di SMK Maarif NU Kajen pada Minggu (8/4).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

*MWC NU Kajen

KAJEN – Ribuan pelajar mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kajen, Minggu (8/4). Para pelajar dari berbagai jenjang sekolah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya SMK NU Maarif Kajen, SMP NU Maarif Kajen, MI NU Kajen, SD Islam Kajen, SDN 02 Pringsurat, dan lain sebagainya. Bertempat di SMK Maarif NU Kajen, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama.

Ketua MWC NU Kajen, Ahmad Muzakki menuturkan, selain pelajar kegiatan jalan sehat juga diikuti oleh warga masyarakat secara umum. Disebutkan, 11.000 kupon jalan sehat seharga Rp5.000 terjual pada kegiatan ini.

“Dana yang didapatkan dari penjualan kupon akan digunakan untuk infaq, sedangkan hadiah berasal dari sponsor. Kami menyiapkan banyak hadiah, diantaranya sepeda, mesin cuci, TV 43 inci, handphone, dan hadiah utama sepeda motor,” ujarnya kepada Radar, Minggu (8/4).

Dijelaskan, rangkaian peringatan Harlah NU telah digelar sejak Jumat (7/4) dengan ziarah ke tokoh-tokoh NU yang sudah wafat dan yang sedang sakit. Selain itu, MWC NU Kajen juga memberikan pembekalan kepada 81 dai Aswaja yang akan diterjunkan ke masjid dan mushola di sekitar Kajen. Sebagai puncak kegiatan, MWC NU Kajen menggelar jalan sehat, launching koperasi, dan peresmian Masjid An Nur SMK Maarif NU Kajen.

Muzakki, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa Koperasi Nusa Berlian berada di bawah naungan lembaga ekonomi MWC NU Kajen. Anggota pendiri koperasi ini sebanyak 50 orang dengan modal simpanan pertama lima juta. Menurutnya, koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun kemandirian ekonomi bagi NU. Melalui peringatan harlah ini, Muzakki berharap generasi muda NU tidak melupakan sejarah perjuangan tokoh-tokoh.

“Harapan kami agar generasi muda mengetahui kiprah NU dan tidak melupakan sejarah orang-orang yang berjasa dalam perjuangan NU. Ada kesinambungan antara generasi muda dan generasi tua, sehingga generasi muda siap untuk menggantikan generasi tua ketika sudah pensiun,” pungkasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments