Radar Kajen

Jalankan Perdes, Kades Karanganyar Rangkul Anak Punk

Rangkul Anak Punk

BERFOTO – Kepala Desa Karanganyar, Tirto, foto bersama komunitas anak punk usai makan siang bersama, Jumat (6/3).
FAKHRUN NISA

TIRTO – Setelah menetatapkan Peraturan Desa (Perdes) tentang penanganan anak dan remaja di Desa Karanganyar Kecamatan Tirto, Pemerintah Desa mulai menjalankan program pembinaan terhadap remaja yang dicap negatif oleh masyarakat. Jumat (6/3), Kepala Desa (Kades) Karanganyar mulai merangkul komunitas anak punk yang ada di desa dengan mengadakan pertemuan dan makan siang bersama pada Jumat (6/3) di salah satu rumah makan di daerah Tanjung. Pertemuan diikuti oleh sembilan anak punk, enam diantaranya adalah warga asli Karanganyar.

Kepada Radar, Kades Karanganyar, Afidah Chuzaery, menuturkan, pertemuan ini merupakan inovasi dari Perdes tentang penangan anak dan remaja. Pemerintah desa telah membentuk struktur kepengurusan untuk menangani kenakalan anak dan remaja. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi kenang-kenangan sebelum masa jabatannya berakhir pada 30 April mendatang.

“Biasanya kami mengundang sekitar 100 anak untuk datang ke balai desa, tapi yang datang hanya satu dua. Maka saya berinisiatif untuk merangkul anak punk yang warga asli Karanganyar untuk bertemu dan makan siang bersama, sekaligus sebagai kenang-kenangan sebelum masa jabatan saya berakhir,” ujarnya kepada Radar, Jumat (6/3).

Afidah, sapaan akrabnya, mengungkapkan usia anak punk yang datang bervariasi antara 13 sampai 25 tahun. Melalui pertemuan yang didanai secara pribadi ini, Afidah berharap bisa meminimalisir perkembangan anak punk terutama di Desa Karanganyar. Dirinya juga berharap perhatian dan kepedulian yang diberikan bisa mengubah cap negatif di masyarakat serta menuntun mereka untuk bekerja sesuai kemampuan. menurutnya, anak-anak punk perlu dibina supaya tidak merasa dibedakan karena mereka adalah generasi penerus bangsa.

“Kami menyayangkan sekali kondisi anak-anak yang seperti itu. Mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjauhi hal-hal yang membahayakan, menjadi harapan orang tua dan masyarakat. Sebenarnya anak-anak seperti ini kalau diberikan nasihat dengan baik mereka akan menerima dengan baik juga,” lanjutnya.

Hadir pula dalam pertemuan ini, Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar Aiptu Saiful dan Kapolsek Tirto AKP Trismiyanto. Pada kesempatan itu, AKP Trismiyanto menghimbau anak-anak punk untuk membuat kartu identitas, baik Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Identitas Anak (KIA). Dirinya juga berpesan agar mereka menjaga tingkah laku demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Program dari Kades Karanganyar ini sangat bagus, belum program semacam ini di desa lain. Mudah-mudahan bisa ditiru oleh kepala desa yang lain. Anak-anak yang diundang datang hari ini juga patut bersyukur karena Kades mereka memberikan perhatian dan kepedulian yang besar,” tandasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments