Radar Kajen

Satu Ditangkap, Satu Kabur

Diperiksa

DIPERIKSA – Tersangka saat menjalani pemeriksaan di unit Sat Narkoba Polres Pekalongan.
TRIYONO

Satnarkoba Polres Pekalongan menangkap pengedar pil Riklona yang masuk dalam daftar psikotropika. Dia adalah Syarifudin (21) warga Dukuh Gembong, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni. Pria yang berporfesi sebagai pedagang ini ditangkap di wilayah Desa Podo kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Dari tangan tersangka, disita 8 pil Riklona.

Informasi yang diperoleh, saat itu polisi mendapat informasi ada pengedar pil Riklona yang masuk dalam daftar psikotropika. Informasi polisi menyebutkan ciri-ciri pengedar yakni tangan, kaki bertato, dan rambut disemir kuning. Ia sering membawa obat di wilayah Desa Podo kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Petugas kemudian melakukan penyelidikan.

Setelah beberapa saat melakukan pengintaian, polisi akhirnya melihat seorang laki-laki yang sesuai dengan ciri-ciri. Saat itu, ia tengah membonceng sepeda motor Yamaha Vega hitam melintas di jalan raya Desa Podo Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.
Polisi langsung memerintahkan sepeda motor untuk berhenti. Namun pengendara malah menambah laju kendaraan tersebut sehingga pemboncengnya terjatuh, sementara pengendara sepeda motor Yamaha Vega melarikan diri.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakui membawa 8 butir obat Riklona, namun sempat dibuang pada saat diperintahkan untuk berhenti. Selanjutnya, petugas memerintahkan tersangka menunjukan 8 butir obat Riklona yang ditemukan di pojok depan halaman rumah warga. Atas temuan tersebut, pemuda tersebut diamankan bersama barang bukti ke Polres Pekalongan untuk dimintai keterangan.

Kasubbag Humas AKP M Dahyar membenarkan penangkapanm tersebut. Tersangka Syarifudin dijerat Pasal 62 UU RI No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman lama 5 tahun dan denda paling Rp 100.000.000. “Tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di Satnarkoba Polres Pekalongan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kasubag Humas mengimbau kepada salah satu pelaku yang melarikan diri untuk menyerahkan kepada petugas. Karena identitas pelaku tersebut sudah diketahui dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pekalongan. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments