Metro Pekalongan

Seni Ketoprak Abdi Budaya Antarkan KIM Sapuro Kebulen Raih Juara 2

Seni Ketoprak Abdi Budaya

KETOPRAK – Komunitas kesenian tradisional Abdi Budaya mewakili KIM Kelurahan Sapuro Kebulen menampilkan seni ketoprak, pada Lomba FK Metra dalam rangka Hari Jadi ke-112 Kota Pekalongan, kemarin (5/4).

Lomba FK Metra Tingkat Kota

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) tingkat Kota Pekalongan tahun 2018 yang digelar Dinas Kominfo dalam rangka Hari Jadi ke-112 Kota Pekalongan di kawasan budaya Jetayu, Kamis (5/4).

Pada lomba tersebut, KIM Sapuro Kebulen menampilkan seni ketoprak yang dibawakan Komunitas Kesenian Tradisional ‘Abdi Budaya’ Kota Pekalongan. Komunitas kesenian ini dipimpin Nur Ali Hakim, beralamat di Jalan Irian, Sapuro Gg 2 RT 02 RW 05 Kelurahan Sapuro Kebulen.

Pada lomba yang diikuti perwakilan KIM kelurahan se-Kota Pekalongan itu, KIM Sapuro Kebulen meraih Juara II dengan nilai 902, disusul KIM Podosugih dengan nilai 889 yang meraih Juara III. Sedangkan peraih Juara I adalah KIM Bendankergon, dengan total nilai 926, sehingga berhak mewakili Kota Pekalongan dalam Lomba FK Metra tingkat Karesidenan Pekalongan.

Pengurus KIM Sapuro Kebulen, Hadi Maryanto, yang juga selaku Seksi Komunikasi pada Komunitas Kesenian Abdi Budaya, mengatakan seni Ketoprak yang ditampilkan pada lomba tersebut berjudul ‘Fajar di Bumi Jenggolo’, dengan tema Pilkada Damai.

Meskipun persiapan tergolong singkat, namun ternyata hasilnya cukup menggembirakan.
“Persiapan lomba kurang lebih dua minggu dengan tiga kali latihan dan alhamdulillah memperoleh juara dua,” ungkapnya.

Hadi menuturkan tujuan KIM Sapuro Kebulen menampilkan komunitas Abdi Budaya sendiri adalah agar masyarakat tahu bahwa di Kelurahan Sapuro Kebulen ada komunitas Kesenian Tradisional Abdi Budaya.

Kelompok Abdi Budaya ini telah turut melestarikan seni budaya warisan leluhur seni, antara lain seni tari, reog, barongan, kuda lumping, dan ketoprak.

“Dalam lomba FK Metra kami berusaha membantu KPU menyampaikan informasi pilkada agar masyarakat berpartisipasi dalam pilkada dengan damai. Maka tema yang diusung adalah Pilkada Damai,” katanya.

“Harapan ke depan, komunitas kesenian Abdi Budaya bisa berkembang dan terus melestarikan budaya leluhur, serta bisa membantu menyampaikan informasi melalui pertunjukan kesenian tradisional,” imbuh Hadi Maryanto. (A3)

Facebook Comments