Radar Pendidikan

SMPN 2 Kedungwuni Ajak Orang Tua Ikut Istighosah

SMPN 2 Kedungwuni

GELAR – SMPN 2 Kedungwuni menggelar Istighosah yang diikuti siswa dan orang tua, Kamis (5/4).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

KEDUNGWUNI – Menjelang pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMPN 2 Kedungwuni menggelar Istighosah pada Kamis malam (5/4). Selain dihadiri oleh siswa kelas IX, sekolah juga mengajak orang tua siswa untuk turut hadir dalam kegiatan ini.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Hifdziyah menuturkan, orang tua sengaja diminta hadir di dalam istighosah agar dapat memberikan doa dan restu secara langsung untuk menghadapi ujian. Bertindak sebagai pembicara dalam istighosah ini adalah kyai asal Pekalongan, Dzukron Affan.

“Kami berusaha secara lahir dengan belajar, uji coba, simulasi, dan sebagainya. Kami berusaha secara batin juga, mudah-mudahan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan ujian,” ujarnya kepada Radar, Kamis (5/4).

Selain diminta hadir di istighosah, orang tua siswa juga akan diberikan hasil try out yang telah dilaksanakan sebanyak empat kali. Dengan pembagian hasil try out tersebut, diharapkan orang tua bisa memahami dan mendampingi anak dalam belajar serta memotivasinya agar mencapai hasil yang maksimal.

Pihak sekolah juga akan memberikan sosialisasi perihal jadwal USBN dan UNBK. Berbeda dengan sosialisasi pertama yang sudah dilaksanakan sebelumnya, sosialisasi kedua ini memberikan jadwal dan gambaran pelaksanaan lebih rinci.

Hafdziyah mengungkapkan, banyak persiapan yang telah dilakukan dalam menghadapi UNBK, diantaranya tambahan jam pelajaran, try out, dan simulasi. SMPN 2 Kedungwuni akan melaksanakan UNBK di SMKN 1 Kedungwuni. Meski begitu, siswa tetap dilatih mengoperasikan komputer dengan menggunakan 20 unit yang dimiliki sekolah secara bergantian.

“Kami hanya mempunyai 20 komputer, digunakan secara bergantian ketika pembelajaran mapel UN. Setiap kelas biasanya dibagi dua sesi dalam satu jam pembelajaran dengan waktu yang disesuaikan masing-masing guru,” tandasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments