Features

Gandeng Kelompok Masyarakat, Target Hingga 77,5%

FGD

FGD – Guna mendongkrak tingkat partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi Pilgub Jawa Tengah 2018, KPU Kabupaten Pekalongan menggandeng sejumlah Kelompok Masyarakat.
TRIYONO

Melihat Target KPU Mendongkrak Peran Serta Pemilih

KPU Kabupaten Pekalongan menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kafe Aura Kajen, Kamis (5/4). Kegiatan bertemakan ‘Pengembangan Komunitas Semua Segmen dalam penyekenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018’ dihadiri perwakilan BEM, Penganut Kepercayaan, Ormas LSM, Wartawan dan tamu undangan lainnya. Seperti apa? Triyono, Kajen

KPU Kabupaten Pekalongan terus berupaya mendongkrak tingkat partisipasi pemilih dalam Pilgub Jawa Tengah 2018. Salah satunya menggandeng sejumlah Kelompok Masyarakat. Harapa KPU Target peran serta pemilih pada 27 juni 2018 naik diangka 77, 5 persen, dibanding tahun 2013 di angka 49,7 persen.

Hal itu dibenarkan Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal. Kata dia, salah satu faktor yang sering kali menjadi acuan sukses penyelenggaraan pemilihan demokrasi di Indonesia adalah tingkat partisipasi masyarakat. Walaupun sebenarnya tingkat partisipasi masyarakat tersebut tidak selamanya berbanding lurus dengan kualitas demokrasi.

Karena banyak yang menentukan kenapa tingkat partisipasi begitu sangat fluktuatif dimasing- masing pemilihan demokrasi.

“Di Kabupaten Pekalongan dalam pileg 2014 kemarin tingkat partisipasi mencapai 72 persen atau mengalami peningkatan dibanding pelaksanaan pilag 2009 sebanyak 69 persen.
Sementara pada pelaksanaan pemilihan Presiden tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih mencapai 69 persen yang juga mengalami peningkatan di banding pemilihan presiden pada tahun sebelumnya yaitu sebesar 64 persen. Untuk itu dalam pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah tahun 2018 ini KPU telah membuat target tingkat partisipasi sebesar 77,5 persen. Melihat tingginya target tingkat partisipasi tersebut memang sebuah pekerjaan yang berat untuk bisa mencapai target tersebut,” terangnya.

Dijelaskan Abi, Pilgub tahun 2013, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten hanya di angka 47 persen. Jumlah itu masih jauh dari angka target tingkat partisipasi yang dicanangkan KPU RI. Namun KPU Kabupaten Pekalongan tidak akan menyerah, tetap berusaha dan memenuhi target tersebut.

“Untuk itu KPU terus melakukan sosialisasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama- sama turun turun tangan dan partisipasi dalam kegiatan sosialisasi ke masyarakat. Sosialisasi itu dilakukan dengan menggandeng mitra strategis yang ada di masyarakat diantaranya adalah organisasi masyarakat, organisasi lintas agama, organisasi pemuda dan organisasi profesi lainnya,” ujarnya.

Pelaksanaan kerjasama sosialisasi ini, lanjut dia, bisa dilakukan dengan berbagai metode pendekatan ke pemilih sesuai dengan rencana masing-masing lembag. Bisa melalui pertemuan terbuka seperti seminar, dialog, sosiahsasi atau dengan kegiatan lain yang positif seperti lomba kreatifitas. Untuk kegiatan positif lainnya yang bisa mengundang dan menyedot masyarakat banyak untuk hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments