Metro Pekalongan

Dinsos P2KB Juara Pertama Festival Sarung Batik

Penyerahan Hadiah

SERAHKAN HADIAH – Walikota Pekalongan didampingi Sekda Kota Pekalongan saat menyerahkan hadiah kepada pemenang festival sarung batik.

KOTA PEKALONGAN – Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan KB dinobatkan sebagai juara pertama dalam festival sarung batik yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Pekalongan, Minggu (1/4) lalu.

Mendapatkan nilai total 7.100, Dinsos P2KB mengungguli Dinkes di tempat kedua dengan nilai 6.500, dan RSUD Bendan di tempat ketiga dengan nilai 6.400.

Penilaian yang dilakukan terhadap kostum sarung batik yang ditampilkan dalam kirab festival sarung batik, meliputi visual estetik fashion, originalitas batik dan performa grup saat tampil dalam kirab. Pemberian hadiah kepada para pemenang, dilakukan malam seni dengan penampilan utama Pentas Drama Tari Ramayana, Selasa (3/4) malam.

Selain hadiah kepada pemenang festival sarung batik, juga dilakukan pemberian hadiah kepada pemenang lomba K3 dan Lingkungan Bersih Sehat. Untuk kategori pemukiman, juara pertama diraih RT 05 RW I Kelurahan Medono, dan berhak mendapat hadiah Rp22.500.000. Juara kedua diraih RT 01 RW VI Kelurahan Gamer dan berhak atas hadiah sebesar Rp20.000.000. Sedangkan juara ketiga diraih RT 02 RW VI Kelurahan Padukuhan Kraton dengan hadiah Rp17.500.000.

Kemudian untuk kategori perumahan, jura pertama diraih RT 02 RW VI Kelurahan Tirto dengan hadiah Rp20.000.000. Juara kedua diraih RT 07 RW X Kelurahan Medono dengan hadiah Rp.17.500.000 serta juara ketiga yakni RT 05 RW IX Kelurahan Podosugih dan berhak atas hadiah Rp.15.000.000.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan simbolis kutipan akta kelahiran bagi anak yang lahir 1 April 2018 dan penyerahan KTP elektronik kepada siswa yang berusia 17 tahun.
Dalam rangka rangkaian peringatan hari jadi ke 112 Kota Pekalongan yang, Dindukcapil juga melaksanakan kegiatan jemput bola kutipan akta kelahiran dengan melakukan kerjasama antara Dindukcapil dengan PKK, Bhayangkari, Puskesmas dan RSUD di Kota Pekalongan.

Dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak, Pilgub tahun 2018 dan Pemilihan umum tahun 2019, Dindukcapil juga menggelar kegiatan jemput bola perekaman KTP el ke beberapa sekolah swasta atau negeri.

Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz mengatakan, pencanangan sarung batik dalam momen hari jadi diharapkan menjadi kebangkitan sarung batik yang di masa lalu, yang merupakan sebuah budaya yang identik dengan Kota Pekalongan. Selain itu, dengan pencanangan tersebut juga bisa menjadi tolok ukur sejauh mana popularitas sarung batik saat ini di Kota Pekalongan. “Dengan demikian, kami juga berharap ketika sarung batik sudah kembali poluler, maka bisa menjadi kebiasaan bagi masyarakat untuk menggunakan sarung batik. Kedepan dapat meningkatkan perekonomian di Kota Pekalongan,” harap Walikota. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments