Metro Pekalongan

TMMD di Degayu Menyasar Peninggian dan Betonisasi Jalan

TMMD Degayu

SERAHKAN – Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz secara simbolis menyerahkan peralatan kerja kepada perwakilan personel yang terlibat TMMD, pada upacara pembukaan TMMD I Tahun 2018 di Degayu, Pekalongan Utara, Rabu (4/4).
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 di Kota Pekalongan dilaksanakan di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara mulai Rabu (4/4) hingga 3 Mei mendatang.

Kegiatan ini dibuka langsung Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz, dalam sebuah upacara di halaman SDN Degayu 02 Pekalongan, Rabu pagi kemarin. Dihadiri jajaran Pemkot Pekalongan, Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron, prajurit Kodim setempat, Polres Pekalongan Kota jajaran forkompinda, Satpol PP, Linmas, pelajar, masyarakat, dan instansi terkait.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Mihammad Ridha, melalui Mayor Inf Hufron menjelaskan, sasaran fisik TMMD kali ini secara umum berupa pembangunan infrastruktur, sarana prasarana fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat. “TMMD di Kelurahan Degayu ini sasaran fisiknya berupa peninggian jalan dan pembetonan jalan,” tuturnya, didampingi Kapten Inf Suhardi.

Adapun sasaran nonfisik, antara lain penyuluhan Wasbang (oleh Kodim), pencegahan KDRT dan pelecehan sexsual(oleh LP-PAR), Penyuluhan KB (Dinsos P2KB), Penyuluhan Kesehatan tentang HIV/AIDS (Dinkes) dan berbagai kegiatan sosialisasi lainnya.

Hufron menambahkan bahwa sumber dana kegiatan TMMD berasal dari APBD Provinsi sebesar Rp167,2 juta serta APBD Kota Pekalongan Rp82 juta, sehingga jumlah total Rp249,2 juta.

Sementara, Walikota Pekalongan Saelany Machfudz yang membacakan sambutan Gubernur Jateng, memaparkan melalui TNI TMMD Reguler 101 dan Sengkuyung Tahap I Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 merupakan bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan.

Berdasarkan sambutan Gubernur Jawa Tengah, kata Walkot, saat ini jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah per bulan September 2017 sebanyak 4,197 juta jiwa atau 12,23%. Sedangkan jumlan pengangguran Terbuka Jawa Tengah per bulan Agustus 2017 sebesar 4,57%. Untuk Indeks Pembangunan Manusia, Jawa Tengah Tahun 2016 berada pada angka 69,98. “Melalui TMMD sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat merupakan salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang kita hadapi tersebut,” jelasnya.

Dikatakan Saelany, dengan sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah yang menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi. “Manfaat TMMD sangat luar biasa di kota Pekalongan, karena mampu membangun di luar ekspektasi kita,” bebernya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments