Metro Pekalongan

Ratusan Siswa SD Meriahkan Gemarikan

Potong Pita

POTONG PITA – Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz memotong pita, sebagai tanda soft launching gedung tenan Teknopark Perikanan.

KOTA PEKALONGAN – Ratusan siswa SD dari 15 sekolah memeriahkan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan dalam rangka memeriahkan HUT ke 112 Kota Pekalongan, Selasa (3/4). Kegiatan yang digelar di gedung tenan Teknopark Perikanan tersebut, juga dimeriahkan berbagai kegiatan lain seperti pentas seni siswa, lomba menangkap ikan dan lomba memasak olahan ikan. Kegiatan itu sekaligus dirangkai dengan soft launching gedung tenan Teknopark Perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Aris Sidharcahya menjelaskam, acara tersebut digelar guna menyemarakkan Hari Jadi Kota Pekalongan ke 112 dengan beberapa rangkaian kegiatan. Pihaknya mengajak 750 siswa dari perwakilan SD Se Kota Pekalongan. Para siswa diajak senam Gemari bersama yang dilanjutkan dengan pentas seni dan unjuk kemampuan.

“Ada ada 15 SD yang turut serta dalam acara Gemarikan ini, dan masing-masing SD mendelegasikan 50 siswanya sehingga total ada 750 siswa. Dari sejumlah siswa tersebut kita ajak bersenam gemari, selanjutnya pentas seni dan lomba menangkap ikan.” Kata Aris.

Sementara untuk lomba masak menu olahan diikuti oleh 64 kelompok dengan berbagai menu olahan sajian. “Semua menu yang dilombakan harus berbahan dasar ikan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, tujuan digelarnya acara tersebut merupakan upaya untuk menigkatkan konsumsi ikan di masyarakat, dan memasyarakatkan gerakan makan ikan.

“Kota Pekalongan selain dikenal dengan batiknya, juga perikanannya melimpah. Sehingga harapannya ikan bisa dijadikan menu sehari-hari bagi masyarakat. Sudah murah, melimpah, gizinya tinggi lagi,” jelas Aris.

Sementara itu Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz mengatakan bahwa indonesia sebagai poros maritim dunia memang sayogyanya mengkonsumsi hasil dari negeri sendiri khususnya di perikanan. Jika tingkat konsumsi ikan kita meningkat, maka selain berpengaruh terhadap peningkatan kesehatan masyarakat juga mampu menggeliatkan ekonomi lokal.

Mengenai angka tingkat konsumsi ikan, Walikota mengatakan bahwa angka konsumsi ikan di Kota Pekalongan sudah sama dengan di Jawa Tengah yakni 26,71 kilogram per kapita per tahun. Namun angka tersebut masih berada di bawah angka konsumsi ikan nasional yakni 44,11 kilogram per kapita per tahun. Sehingga menurutnya, gerakan makan ikan perlu terus dimasyarakatkan melalui berbagai kegiatan agar masyarakat paham gizi dan manfaat ikan. Selain itu, dengan berbagai lomba olahan menu ikan juga dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat bagaiamana agar dapat menciptakan menu olahan ikan yang menarik dan lezat.

“Dari menu-menu yang dihasilkan dalam lomba ini bisa dijadikan referensi kita dalam menyajikan menu olahan ikan, sehingga ikan tidak hanya melulu digoreng dan dibakar saja melainkan bisa dibuat dengan berbagai olahan. Entah itu nugget, bakso, bahkan gulai,” tandasnya.

Selain itu, dalam acara tersebut juga dilaksanakan soft launching Gedung Teknopark Perikanan dan penyerahan Klaim Asuransi Nelayan sebesar 160 Juta Rupiah kepada salah satu nelayan yang meninggal dunia dengan diserah terimakan kepada istri korban. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments