Radar Kajen

Kawanan Begal Motor Dibekuk

Pelaku Begal

BEGAL – Dua pelaku begal motor dan dua perantara penjual motor hasil curian ditangkap oleh Tim Leopard Polres Pekalongan.
TRIYONO

KAJEN – Tim Leopard Polres Pekalongan berhasil membekuk kawanan begal motor yang meresahkan warga. Kawanan begal merampas sepeda motor dan handphone milik sepasang remaja di Jalan Sindoro di kompleks Alun-alun Kota Kajen, Senin (2/4).

Saat ini, kedua begal Riyan Bukholik alias Tole (22), warga Desa Kwagean, Kecamatan Wonopringgo, dan M Dzilfikri Abdilah alias Fikri (20), warga Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, ditahan di Polres Pekalongan.

Selain membekuk dua begal yang dalam aksinya menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur ini, tim Leopard juga menangkap dua pelaku penjualan sepeda motor hasil rampasan yakni AR alias Bodong (28), warga Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, dan MM alias Fatir (21), warga Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni. Polisi juga berhasil mengamankan penadah motor curian, AG (24), warga Desa Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto, dikonfirmasi menerangkan, aksi pembegalan terjadi di Jalan Sindoro, di belakang Masjid Al Muhtarom, Alun-alun Kota Kajen pada Jumat (23/3), sekitar pukul 21.45 WIB. Saat itu, korban bernama M Abdul Bahril (18), warga Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, berboncengan dengan teman perempuannya di Jalan Sindoro di dekat taman Mandurorejo. Mereka naik motor Honda Vario nopol G 4768 BK. Saat itu, keduanya dipepet dua pemuda tak dikenal yang juga mengendarai motor.

“Setelah dipepet, korban ditodong salah satu pelaku menggunakan pisau. Korban ditarik, dan sepeda motornya dirampas. Pelaku juga mengambil handphone milik teman perempuannya tersebut, sehingga total kerugiannya sekitar Rp 21,5 juta,” terang Kasat Reskrim.

Atas kejadian itu, korban melapor ke Mapolres Pekalongan. Berdasarkan hasil penyelidikan tim khusus Leopard, kedua pelaku perampasan motor dan handphone akhirnya ditangkap. Polisi juga menangkap dua perantara penjual motor milik korban dan seorang penadah.

“Tim Leopard sendiri merupakan tim khusus yang dibentuk Kapolres untuk menanggulangi segala bentuk kriminalitas. Tim ini terdiri dari anggota Resmob, ditambah beberapa anggota Reskrim dan Dalmas,” tandasnya. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments