Lain-lain

Tips Mencegah Kanker dengan Vitamin D

Vitamin D, juga dikenal sebagai vitamin sinar matahari, adalah kelompok secosteroids yang larut dalam lemak yang memiliki manfaat bagi seluruh tubuh. Vitamin ini bertanggung jawab untuk meningkatkan penyerapan kalsium di usus, zat besi, magnesium, fosfat dan seng.

Vitamin D juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, mengatur berbagai jalur selular, mempromosikan pertumbuhan sel, mendukung fungsi neuromuskular dan banyak lagi.

Beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa vitamin D memainkan peran penting dalam mencegah dan mengobati berbagai macam kanker. Dalam sebuah studi 2016 yang diterbitkan di PLoS ONE, peneliti melaporkan bahwa tingkat yang lebih tinggi dari vitamin D – khusus serum 25-hydroxyvitamin D – yang dikaitkan dengan berkurangnya risiko terkena kanker. Berikut adalah peran vitamin D dan dampaknya terhadap berbagai jenis kanker.

Vitamin D dan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah salah satu jenis yang paling umum kanker yang didiagnosis pada wanita di seluruh dunia. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention melaporkan hubungan positif antara vitamin D dan kanker payudara.

Vitamin D dan Kanker Kandung Kemih

Menurut American Cancer Society, kanker kandung kemih menyumbang sekitar 5 persen dari semua kanker baru di dunia. Ini adalah kanker paling umum keempat pada pria, tetapi kurang umum pada wanita. Ini biasanya mempengaruhi orang dewasa yang lebih tua, meskipun dapat terjadi pada semua usia.

Sebuah studi 2001 yang diterbitkan dalam Journal of Urology menganalisis efek dari vitamin D (calcitriol) pada karsinoma sel transisional dari kandung kemih in vitro dan in vivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calcitriol menghambat proliferasi dan menginduksi apoptosis pada sel tumor kandung kemih manusia in vitro dan mungkin memiliki potensi terapi pada kanker kandung kemih.

Studi ini menyoroti efek anti kanker dari vitamin D karena partisipasinya dalam mengatur proliferasi sel, diferensiasi dan apoptosis pada sel payudara yang normal dan ganas.

Vitamin D dan Kanker Paru

Kanker paru-paru adalah yang paling banyak didiagnosis kedua di dunia baik pria maupun wanita yang terpengaruh sama dan hal itu menyebabkan sekitar 27 persen dari semua kematian akibat kanker, menurut American Cancer Society.

Paparan sinar matahari secara teratur untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D dapat membantu menurunkan tingkat kanker paru-paru dan kematian akibat kanker ini. Bahkan, orang yang tinggal di dataran tinggi cenderung menderita kanker jenis ini.

Vitamin D dan Kanker Prostat

Kanker prostat sangat umum, terutama pada pria yang lebih tua. Menurut American Cancer Society, itu adalah kanker paling umum kedua pada pria, setelah kanker kulit. Hal ini dapat sering diobati dan berhasil dengan vitamin D. Bahkan, lebih dari 2 juta orang di Amerika Serikat yang selamat dari kanker prostat.

Sebuah studi 2009 yang dipublikasikan dalam British Journal of Cancer menemukan bahwa pria dengan kanker prostat yang berada di pengobatan hormonal menunjukkan peningkatan yang lebih baik dalam pengobatan ketika dilengkapi dengan 25-hydroxy vitamin D.

Vitamin D dan Kanker Pankreas

Kanker pankreas, penyebab paling umum keempat kematian akibat kanker, mengakibatkan 330.000 kematian secara global pada tahun 2012. Orang yang tinggal di suhu hangat, iklim cerah mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kulit non-melanoma, namun risiko secara signifikan lebih rendah dari kanker pankreas.

Ada peran potensial untuk vitamin D dalam patogenesis dan pencegahan kanker pankreas. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention melaporkan bahwa lebih tinggi 25-hydroxyvitamin D dalam tubuh dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker pankreas.

Vitamin D dan Kanker Colon

Kanker usus besar, juga disebut sebagai kolorektal atau kanker usus, adalah kanker paling umum ketiga di dunia. Jumlah yang cukup vitamin D dalam tubuh dapat membantu mencegah dan mengurangi risiko kanker ini.
Vitamin sinar matahari membantu mengatur pertumbuhan sel, melawan peradangan dan mencegah sel-sel kanker menyebar. Bahkan, telah ditemukan bahwa diagnosis kanker usus besar dan angka kematian terendah di negara-negara dengan radiasi matahari tertinggi rata-rata.

Sumber: www.magwuzz.com

Editor: Khofifah SMK ( ISHTHIFAIYAH NAHDLIYAH PEKALONGAN )

Facebook Comments