Radar Batang

Pemilik Gol C akan Perbaiki Jalan yang Rusak

Audiensi Galian C

AUDIENSI – Muspika Wonotunggal menggelar audiensi dengan pengusaha galian C terkait perbaikan jalan rusak.
M Dhia Thufail

BATANG – Tuntutan warga Desa Sigayam dan Kemligi Kecamatan Wonotunggal terkait perbaikan jalan rusak akibat armada pengangkut hasil tambang, akhirnya dikabulkan oleh pemilik usaha galian C di wilayah setempat.

Hal itu diketahui, setelah musyawarah pimpinan Kecamatan (Muspika) Wonotunggal pada Senin (2/4) siang kemarin menggelar audiensi dengan perwakilan satu diantara pemilik usaha galian C di aula Kecamatan setempat.

“Sudah kita adakan pertemuan, yang pada intinya mereka menyepakati untuk melakukan perbaikan jalan rusak,” kata Camat Wonotunggal, Himawan SH. Msi,

Ia menyebutkan, perbaikan jalan akan dilakukan di beberapa titik lokasi, diantaranya di Desa Kemligi dan Desa Sigayam. “Perbaikan jalan akan difokuskan di Desa Sigayam, tepatnya di tanjakan Dukuh Gombang, serta di Desa Kemligi di tanjakan Dukuh Losari,” bebernya.

Perbaikan jalan tersebut, kata Himawan akan mulai dikerjakan pada Rabu (4/4) esok. “Pemilik usaha menjanjikan, akan mulai mengerjakan perbaikan pada tanggal 4 besok. Perbaikan jalan sudah disepakati akan menggunakan sistem pengecoran,” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa terkait pengaktifan kembali usaha galian C di wilayah Wonotunggal, nantinya pemilik usaha akan melakukan pertemuan dengan Bupati Batang, Wihaji.

“Mereka akan mencoba untuk menemui Bupati sendiri, terkait pengaktifan kembali usaha galian C di wilayah Wonotunggal,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 08/Wonotunggal, Kapten Inf Hari Santoso mengatakan bahwa memang keberadaan penambangan galian C di Kecamatan Wonotunggal dampaknya sangat dirasakan oleh warga masyarakat. Selain mengakibatkan kerusakan jalan, adanya aktifitas galian C juga mematikan aliran sungai yang mengakibatkan petani kesulitan mendapatkan air guna mengaliri sawah.

“Oleh sebab itu, perlu adanya penertiban kembali oleh aparat terkait galian C. Sehingga kerusakan lingkungan tidak terjadi atau dapat dicegah sedini mungkin” pungkasnya. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments