Radar Batang

Cemari Lingkungan, TPS Sungai Belo Ditutup

TPS Sungai Belo

PENUTUPAN – Muspika Kecamatan Tersono melakukan penutupan TPS Sungai Belo.
M Dhia Thufail

BATANG – Usai dilakukan sidak oleh anggota Komisi C DPRD Kabupaten Batang pada bulan Januari 2018 lalu. Kini, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di bantaran Sungai Belo, Kecamatan Tersono, pada Kamis (29/3) dilakukan penutupan.

Langkah penutupan diambil karena volume sampah yang berada di TPS tersebut sudah tidak lagi bisa ditampung. Selain itu, tumpukan sampah yang sudah menggunung, sangat mengganggu aktifitas warga, baik terkait polusi udaranya maupun keberadaanya yang mengganggu pemandangan.

“Selama ini, bantaran Sungai belo memang dijadikan sebagai tempat penampungan sampah sementara dari Pasar Tersono dan Desa Tersono. Namun tumpukan sampah yang sudah menggunung mengakibatkan pencemaran pada lingkungan sekitar dan Sungai Belo. Oleh karenanya, pihak pemerintah desa mengambil langkah penutupan,” terang Danramil 06/Tersono, Kapten Inf Agung.

Ia mengatakan, beberapa faktor penumpukan sampah terjadi akibat jauhnya lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemkab Batang dari TPS Sungai Belo. Terbatasnya armada truk pengangkut sampah, serta masyarakat di sekitar lokasi TPS Sungai Belo yang meliputi Desa Tersono, Tanjungsari, Boja dan Pujut banyak yang ikut membuang sampah di TPS tersebut.

“Upaya yang dilakukan saat ini, kami bergotong royong untuk membersihkan TPS Sungai Belo, menutup TPS dan melarang warga untuk membuang sampah di TPS Sungai Belo,” tuturnya.

Kemudian, lanjutnya, memindahkan TPS dari Sungai Belo ke TPS baru dengan menggunakan kontainer atau bak truk sampah siap angkut yang bertempat di lokasi jembatan Sungai Plangi untuk sementara sampai adanya tempat pembuangan sampah permanen. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments