Radar Kendal

Kesiapan Mudik, Pemkab Kendal Tinjau Tol

Kesiapan Mudik, Pemkab Tinjau Tol

TINJAU – Pemerintah Kabupaten Kendal melakukan peninjauan kesiapan ruas Tol Batang-Semarang yang ada di wilayah Kendal.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melakukan peninjauan kesiapan ruas Tol Batang-Semarang yang ada di wilayah Kendal. Peninjauan dilakukan Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur bersama Forkompinda, Sekda Kendal, Kepala Kesbanpol Kendal, dinas terkait dan didampingi dari PT Waksita dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selain melakukan pengecekan rombongan juga mencoba jalur tol yang masih dalam pengerjaan itu dari Simpang Susun (SS) Krapyak (Perbatasan Kendal-Semarang) dan berakhir di wilayah Weleri (Perbatasan Batang-Kendal). Saat di simpang susun Krapyak, rombongan Wakil Bupati mendapat laporan penjelasan dari Kepala Lapangan Proyek Tol Semarang-Batang Seksi IV, mengenai progres tol yang melintas di wilayah Kendal saat ini hanya menyisakan 9 persen yang belum terhubung. Kendati demikan, PT Waskita optimis proyek tol Semarang-Batang dapat dilintasi pada mudik 2018 dalam bentuk tol darurat. Meski demikian masih ada kendala dalam mempercepat proses pembangunan proyek nasional. Hingga kemarin, masih ada bidang tanah yang belum dapat dibebaskan. Seperti tempat ibadah dan makam.

“Kalau makam proses pembebasan sedikit sulit, pasalnya harus cari tanah pengganti dan mencari keluarga jenazah yang dimakamkan. Untuk kendala teknis, sudah dapat teratasi. Bahkan seluruh jembatan layang di seksi IV sudah selesai dikerjakan. Di seksi IV, kami hanya kurang menyelesaikan enam struktur bangunan serta simpang susun di krapyak,” kata Sarjani, Kepala Lapangan Proyek Tol Semarang-Batang Seksi IV.

Sementara Tendi Hendiarto, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), mengatakan, daerah paling krusial yang ada di Kendal berada di wilayah Kertomulyo karena terdapat 40 bidang yang masih belum dibebaskan. Soal kesiapan mudik tahun 2018 dengan sisa waktu yang ada, tetap diusahakan dapat dilalui sampai exit Krapyak minimal Lean Concrete (LC).

“Wilayah paling Krusial yang ada di Kendal berada di Kertomulyo itu terdapat 40 bidang yang saat ini masih belum bebas dan itu dalam bentuk Rumah. Terkait untuk arus mudik lebaran nanti dari pihak Waskita tetap menargetkan mampu dilewati hingga Simpang Susun (SS) Krapyak dan target kondisi jalan sudah rigid satu arah tapi melihat ada beberapa yang belum bebas kemungkinan LC,” kata dia.

Sedangkan untuk titik krodit yang diperkirakan oleh Mentri PUPR yaitu pembangunan jembatan Gringsing dan Kali Kuto, menurut Tendi target pemasangan Girder Gringsing akan dilakukan pada minggu pertama atau minggu kedua bulan April mendatang.(nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments