Metro Pekalongan

Keberadaan Tim Kalong Mendapat Apresiasi Masyarakat

TIM KALONG – Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu membentuk Tim Kalong untuk membasmi penjahat, kriminalitas, gangguan kamtibmas, dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN

Dinilai Mampu Tingkatkan Rasa Aman Masyarakat

KOTA PEKALONGAN – Untuk membasmi penjahat, meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, menekan tindak kriminalitas, serta mempercepat pengungkapan sebuah kasus kriminal, sejumlah jajaran kepolisian di Indonesia membentuk beberapa tim khusus.

Diantaranya, Polresta Depok dengan Tim Jaguarnya, lalu Tim Prabu milik Polrestabes Bandung, dan Polrestabes Semarang yang memiliki Tim Elang.

Demikian halnya Polres Pekalongan Kota, memiliki sebuah tim khusus pembasmi kejahatan yang dinamakan “Tim Kalong”. Tim Kalong ini sendiri dibentuk oleh Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu pada Januari 2018. Tim ini beranggotakan personel gabungan berbagai fungsi, utamanya dari Satuan Reserse dan Kriminal serta Satuan Sabhara. Ada pula anggota Intelkam, Satlantas, Dokkes maupun Satuan Binmas.

Meskipun tergolong masih baru, namun keberadaan Tim Kalong ternyata sudah mendapat hati di masyarakat. Eksistensinya dinilai mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat. Sepak terjang tim ini dalam membasmi kejahatan jalanan, kasus kriminal menonjol, maupun gangguan kamtibmas lainnya pun menuai apresiasi masyarakat.

OPERASI – Tim Kalong memeriksa seorang pria saat menggelar operasi pekat dan cipta kondisi di Kota Pekalongan pada Selasa (13/3) malam.
WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN

Sebagaimana diungkapkan salah satu tokoh masyarakat yang juga praktisi hukum di Kota Pekalongan, Ahmad Yusuf. Dia mengapresiasi keberadaan Tim Kalong karena terbukti telah mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat. Tim ini rutin melakukan patroli di lokasi-lokasi rawan kejahatan, perumahan, perkampungan, dan sebagainya. “Kami mengapresiasi keberadaan Tim Kalong yang dibentuk oleh bapak Kapolres AKBP Ferry Sandy Sitepu,” katanya, Selasa (13/3).

Pria yang juga Ketua LBH Kompak ini menambahkan, kinerja Tim Kalong juga telah teruji dalam kecepatan pengungkapan kasus menonjol di Kota Pekalongan belum lama ini. Yakni, menangkap pelaku di balik tewasnya Sutomo (84), warga Jalan Karet 707, Perumahan Binagriya Raya, Kelurahan Medono, Pekalongan Barat, pada Rabu, 7 Februari 2018. Pelaku bisa ditangkap pada Sabtu (10/2), atau tiga hari setelah kejadian.

Selain kasus pembunuhan tersebut, masih banyak kasus lain yang telah diungkap jajaran Polres Pekalongan Kota yang langsung ditangani Tim Kalong, maupun yang sekadar mem-backup jajaran Polsek setempat. Baik itu kasus curanmor, curat, curas, penjambretan, penganiayaan, perjudian, premanisme, serta back up kasus yang ditangani Unit PPA.

Beberapa kasus telah ditangani dan diungkap di beberapa TKP. Selama Januari 2018 saja, beberapa kasus yang diungkap antara lain penjambretan di dekat traffic light Jembatan Grogolan yang menimpa seorang pengurus BKM dambret lampu trafig light Jembatan Grogolan, TKP pencurian rumah kosong di Bendan, TKP penganiayaan (Pasal 351 KUHP) di Banyurip Alit, TKP penganiayaan/pengeroyokan (Pasal 170 KUHP) di Banyurip Alit, curanmor di daerah Jenggot, dan sebagainya.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu sendiri telah menyampaikan bahwa Tim Kalong ini sengaja dibentuk untuk membasmi kejahatan, premanisme, menekan kejadian kriminalitas dan gangguan kamtibmas, serta meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat.

“Tim Kalong adalah tim khusus yang dibentuk Polres Pekalongan Kota guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota pada khususnya, dan seluruh masyaraka yang singgah maupun lewat di wilayah hukum Polres pekalongan Kota,” jelas Kapolres, usai pembentukan Tim Kalong pada 12 Januari lalu.

PATROLI – Tim Kalong Satreskrim Polres Pekalongan Kota bersiap melakukan patroli dan operasi cipta kondisi di Kota Pekalongan, Selasa (13/3) malam.
WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN

Kapolres menambahkan bahwa Tim Kalong ini akan lebih banyak melakukan ‘mobile’ atau patroli di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, baik itu ada ataupun tidak ada laporan dari masyarakat. Apabila menemukan preman maupun gangguan kamtibmas, tim ini akan segera memberikan tindakan kepolisian. Apakah itu berupa tindak pidana ringan, kejahatan jalanan, dan sebagainya, secara berjenjang sesuai ancaman yang diberikan pengganggu kamtibmas tersebut.

Lebih lanjut Kapolres mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk turut menjaga situasi kamtibmas di Kota Pekalongan agar selalu kondusif. Pihaknya meminta kepada masyaraka apabila akan melapor terkait gangguan kamtibmas untuk menghubungi bagian SPK Polres Pekalongan Kota, maupun ke nomor piket Siaga Reskrim di nomor 085867638110.

“Kami sangat berharap peran serta aktif dari masyaraka untuk menjaga kamtibmas dan segera memberitahukan kami bila ada hal-hal yang mengganggu kamtibmas. Ishaa Allah akan segera kami tangani. Mohon doa restu dan bantuan segenap elemen masyarakat,” imbuh Kapolres AKBP Ferry Sandy Sitepu. (way)

 

Penulis: Wahyu Hidayat

Facebook Comments