Nasional

Oknum Guru SD Cabuli Puluhan Siswinya

Oknum Guru SD Cabuli Puluhan Siswinya

CABUL – Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto (kiri) menunjukkan barang bukti kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru sekolah dasar di Polres Cilacap, Senin (12/3) siang.
ANTARAJATENG

Cilacap – Petugas Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap seorang oknum guru sekolah dasar yang telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap puluhan siswinya, kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Djoko Julianto.

“Pelaku berinisial NS (58) merupakan seorang guru berstatus pegawai negeri sipil di wilayah Kesugihan,” katanya saat merilis hasil pengungkapan kasus pencabulan di halaman Markas Polres Cilacap, seperti diberitakan antarajateng, Senin (12/3).

Ia mengatakan kasus pencabulan tersebut terungkap berkat laporan yang diterima Kepolisian Sektor Kesugihan dari salah satu orang tua korban yang curiga terhadap kondisi anaknya.

Atas dasar laporan tersebut, kata dia, petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Kesugihan bersama Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap melakukan penyelidikan serta klarifikasi terhadap pihak sekolah tempat korban mengenyam pendidikan.

Berdasarkan hasil klarifikasi tersebut, petugas selanjutnya menangkap pelaku yang mengaku telah melakukan perbuatan cabul tersebut sejak tahun 2006.

“Jumlah korban yang telah melapor ke Polres Cilacap hingga saat ini mencapai 35 orang dan akan bertambah karena ada beberapa korban lagi yang akan melapor. Seluruh korban masih di bawah umur, kelas satu dan kelas dua sekolah dasar,” kata Kapolres.

Terkait dengan kasus tersebut, kata dia, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara sesuai dengan yang diatur dalam Pasal 82 ayat 2 dan ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

Sementara saat ditanya wartawan, NS mengaku melakukan perbuatan cabul tersebut untuk melampiaskan nafsu karena istrinya sakit.

“Istri saya sakit sehingga tidak bisa melayani saya lagi,” katanya. (ant)

Facebook Comments