Lain-lain

Kesusahan Mencari Ide untuk Menulis Kreatif? Pakai Cara Ini!

Sebenarnya ada 4 Metode dalam mencari ide untuk menulis kreatif, yaitu..

1. Mencari Inspirasi dari Cerita yang Sudah Ada
2. Memanfaatkan Pengalaman
3. Mencari Ide dengan Bebas
4. Merancang Strategi Jeda

Tapi kali ini yang akan saya bahas adalah dengan menggunakan metode Mencari Ide dengan Bebas.. Gimana sih Caranya? Ini dia cara untuk mencari ide dengan bebas agar bisa menulis dengan kreatif!

1. Manfaatkan pengantar cerita

Dalam beberapa kasus, Anda tidak perlu membuat kerangka dari awal. Orang lain telah membuat daftar kisah-kisah yang hebat untuk dikembangkan. Pengantar cerita atau petunjuk cerita adalah skenario yang bisa Anda gunakan sebagai titik awal untuk memulai cerita. Anda bisa menemukannya dalam bentuk latihan di kelas-kelas menulis, di laporan berkala kelompok menulis, atau di internet.

2. Gunakan kata

Pilihlah sebuah kata (contoh: perkebunan, presiden, kapur, lapar, anak, dll.). Apa pun kata yang Anda pilih, tidak jadi masalah. Lalu tulis sebanyak mungkin kata yang berhubungan dengan kata pertama yang Anda pilih.
Selama jangka waktu tertentu, aturlah waktu di alarm selama 5 hingga 15 menit, lalu cari sebanyak mungkin ide cerita yang bisa Anda pikirkan sebelum alarm berbunyi.

Tantang diri untuk menuliskan ide sebanyak-banyaknya, jangan berhenti menulis ide cerita hingga mencapai target. Anda bisa mengidentifikasi ide lain yang masih berkaitan, lalu pertimbangkan apakah ide tersebut bisa ditambahkan ke ide cerita inti. Misalnya, Anda bisa memulai dengan kata “badai.” Lalu daftarlah kata-kata yang berhubungan dengan “badai” seperti: angin, air, kerusakan, awan, bahaya, dll. Kemudian pasangkan salah satu kata tersebut dengan kata pertama dan cobalah menuturkan sebuah cerita dengan keduanya.

3. Bangun cerita dari elemen yang dipilih secara acak

Ambil nama seseorang atau sebuah tempat dari koran, buku telepon, atau dari mana pun; kemudian bayangkan bagaimana rupa dia.

Bangun cerita latar belakang. Untuk seorang tokoh, cerita latarnya ini termasuk informasi tentang jenis pekerjaan dia, teman-teman, keluarga, cita-cita, dan rasa takutnya. Untuk tempat, Anda bisa membahas area geografisnya, sejarah lokal, populasi, dan satwa liar yang ada di sana. Kemudian, tambahkan elemen konflik, masalah yang menimpa si tokoh atau yang terjadi di tempat yang Anda buat. Bangun cerita tentang apa yang terjadi pada akhirnya.

Menulis terbalik. Sebagai alternatif, Anda mungkin sudah tahu akhir ceritanya. Sekarang buatlah alasan yang masuk akal, kenapa si tokoh merasa sangat marah. Pilih kemungkinan yang paling menarik dan kupaslah. Gambarkan kejadian yang memicu kemurkaan dan peristiwa sebelumnya yang mengarah ke sana. Tambahkan detail pada setiap tahap sampai semua elemen cerita komplet.

4 Berpura-pura seakan sedang mengisahkan cerita kepada orang lain

Berpura-puralah seolah Anda sedang bercerita kepada orang lain. Entah dengan membuat percakapan di dalam pikiran atau dengan berbicara di depan alat perekam. Tulis hasil percakapannya.

5. Ketahui tujuan Anda nulis

Jika Anda bisa mengetahui kenapa Anda menulis hal itu, Anda bisa mengembangkan inspirasi awal tersebut menjadi sebuah cerita.

6. Pikirkan pembaca Anda

Anda menulis cerita ini untuk siapa? Anda tentu akan memilih topik yang berbeda untuk orang dewasa dan untuk anak, untuk kaum terpelajar dan orang awam, atau untuk pria dan wanita. Pikirkan preferensi pembaca Anda, dan mulailah dari sana.

Semoga dengan metode di atas bisa membantu Anda yang kesusahan dalam mencari ide untuk menulis kreatif. Sekian dan terimakasih.

Sumber: WikiHow
Editor: Khoirunnisa'(SMK ISTHIFAIYYAH NAHDLIYYAH KOTA PEKALONGAN)

Facebook Comments