Radar Pendidikan

Guru Diajak Promosikan Wisata

Guru Diajak Promosikan Wisata

AJAK – Bupati Batang, Wihaji saat mengajak elemen guru di Batang untuk mempromosikan Wisata Batang dalam kegiatan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru, di Hotel Dewi Ratih, Senin (26/2).
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Bupati Batang, Wihaji mengajak elemen masyarakat, khususnya guru untuk turut serta mempromosikan wisata di Batang. Hal ini tentunya untuk mendukung program Visit Batang 2022, Heaven of Asia.

Itu disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru di Hotel Dewi Ratih, Senin (26/2).

Menurutnya, guru merupakan salah satu garda terdepan dalam sektor promosi wisata. Dengan pelatihan ini yang digagas Kemenpar diharapkan para guru dapat menularkan materi yang dapat menggugah sektor pariwisata Batang.

“Pelatihan SDM bagi guru karena guru bagian paling banyak untuk menularkan cerita baik, khususnya ke para siswanya. Dimana guru merupakan salah satu modal kita untuk mempromosikan sektor pariwisata,” terang Wihaji.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan antar Lembaga, Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan alasan pelatihan dasar SDM Kepariwisataan bagi guru ini merupakan potensi yang sangat besar dan bagus. Dimana guru menyampaikan apa itu pariwisata produk kepada sisiwanya. Sehingga penyampaian tersebut dapat melekat dan tertanam di benak siswanya. Dengan harapan para anak-anak muda ini dapat terlibat atau melibatkan komunitasnya atau teman-temannya.

“Kegiatan pelatihan ini tidak hanya di Kabupaten Batang saja akan tetapi di semua wilayah, jadi kita akan mencari destinasi. Untuk keterlibatan masyarakat bahwa bagaimana memberikan penyadaran kepada SDMnya di masyarakat luas, kemudian mendorong keikutsertaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata,” imbuh Wisnu.

Anggota DPR RI Komisi X, Marlinda Irwanti mengatakan guru merupakan garda terdepan untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Batang. Hal ini mengapa guru harus mengikuti pelatihan dasar pariwisata. Menurutnya dengan pelatihan ini, pengetahuan terkait pariwisata ini agar dapat diketahui semua kalangan masyarakat. Dan kalangan guru ini diharapkan dapat berpartisipasi aktif dan dimulai dari tingkatan bawah.

Ia menambahkan bahwa jumlah guru yang ada di Kabupaten Batang ada 5.809 (lima ribu delapan ratus sembilan) orang, untuk itu guru juga merupakan potensi-potensi penggerak wisata yang luar biasa di kabupaten Batang.

“Batang ini memiliki sejumlah destinasi wisata potensial yang belum dikelola dengan baik. Ini semua tidak bisa dikembangkan kalau tidak ada partisipasi aktif dari masyarakat. Oleh karenanya kami harap ada partisipasi dari kalangan guru untuk membantu promosi wisata daerah. Khususnya dalam kesiapan SDM,” tandas Marlinda. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments