Radar Batang

Tanah Longsor, Timpa Satu Rumah

Longsor Batang

LONGSOR – Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan sejumlah relawan membersihkan puing-puing rumah warga yang roboh tertimpa longsor.

Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Sembilan keluarga di Dukuh Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (27/2) terpaksa harus rela diungsikan oleh tim gabungan BPBD, Kodim 0736, dan Polres Batang ke lokasi yang lebih aman.

Pasalnya, tebing setinggi 150 meter lebih yang mengitari Dukuh tersebut longsor dan menimbun satu rumah. Dan mengakibatkan dua warga harus dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo.

“Ya benar, kami mendapat kabar bencana longsor tersebut pada Senin (26/2) sekira pukul 18.45 WIB, yang berlokasi di kawah SiGlagah, bukit Sipandu. Yang merupakan rangkaian dari pegunungan Dukuh Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang. Perbatasan antara Kabupaten Banjar negara,” ungkap Dandim 0736/Batang, Letkol Kav Henry RJ Napitupulu.

Material longsor dijelaskan Dandim, telah menimpa satu rumah milik Koming (32) warga desa setempat, yang kini kondisinya hancur, rata dengan tanah.

“Adapun korban luka yang harus mendapat perawatan medis yaitu Bariah (31) istri dari Koming yang mengalami luka dalam, tidak bisa menggerakkan anggota badan akibat terkena benturan/reruntuhan bangunan rumah. Dan korban kedua yakni Ani Fadilah (11) seorang pelajar SD yang mengalami luka di bagian wajah dan mata. Saat ini kedua korban dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo,” terangnya.

Terkait bencana longsor yang terjadi di Dukuh Rejosari pihak Kodim menurunkan 10 anggota dibantu BPBD kabupaten Batang dan Polres Batang.

Dikatakan Dandim Napitupulu, terdapat dua titik retak yang rawan longsor di tebing yang mengelilingi dukuh tersebut. “Dua titik retak dengan lebar 0,5 meter berada di Bukit Sipandu yang mengelilingi dukuh,” pungkasnya.

Sementara dijelaskan Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Ulul Azmi, bahwa sampai dengan Selasa (27/2) malam, pihaknya bersama anggota Kodim 0736/Batang dan Polres Batang masih siaga di lokasi kejadian. Mengantisipasi adanya longsor susulan.

“Sembilan keluarga yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk sementara kami ungsikan, antisipasi bencana longsor susulan. Mengingat jarak antara pemukiman warga dengan bukit Sipadan ini dekat sekali,” kata Ulul. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments