Radar Batang

Tingkatkan Pengawasan dan Pelayanan dengan Teknologi

Kunker Manado

COMMAND CENTER – Kepala Diskominfo Kota Manado memaparkan beberapa fasilitas yang dimiliki oleh Cerdas Command Center kepada rombongan Komisi D DPRD Batang, belum lama ini.
DONY WIDYO

Komisi D DPRD Kabupaten Batang tertarik dengan penerapan konsep Smart City di Pemerintah Kota Manado yang diberi nama Cerdas Command Center (C3) Manado. Meskipun biayanya tidak terlalu tinggi, namun mampu melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara real time, efektif dan efisien.

Ketertarikan tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Batang, H Tofani Dwi Arianto setelah melihat secara langsung fasilitas yang ada di dan juga paparan terkait fungsi dari C3 Manado.

“Bila melihat kemampuan anggaran yang ada, maka Cerdas Command Center (C3) Manado ini layak diterapkan di Kabupaten Batang. Dan keberadaan C3 ini sebagai pemanfaatan teknologi untuk memudahkan Pemkot dalam memonitor, mengkoordinasikan serta mengambil keputusan dan merespon permasalahan masyarakat,” ujar Tofani disela-sela melakukan kunjungan kerja bersama anggota Komisi D di ruang Cerdas Command Center Manado, Jumat (23/2) lalu.

Pada kesempatan itu, rombongan dengan dari Kabupaten Batang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Batang, Nur Cahyaningsing diterima langsung oleh Asisten 1 Walikota Manado Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Micler Lakat dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskompinfo), Erwin S Kontu beserta jajarannya.

Dihadapan anggota dewan dari Batang, Erwin S Kontu menunjukan berbagai aplikasi yang terkoneksi dengan CCTV dan satelit untuk memantau kemacetan, jalan rusak, kebersihan kota, parkir liar, prakiraan cuaca, monitor harga sembako. Selain itu, juga ada operator yang siap melayani pengaduan warga, baik melalui telepon ataupun media sosial. Bahkan ada salah satu aplikasi yang dapat memonitor wajib pajak yang belum membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga keberadaan mobil dinas Pemkot lengkap dengan nomor polisinya.

“Pengoperasian C3 Manado sebagai upaya Pemkot menuju Manado Kota Cerdas 2021. Ada 9 aplikasi antara lain, Sistem Gabungan Informasi Perangkat (Si Gita), Sistem Pemantauan Masyarakat (Si Tasya), Elektronik Goverment Letter (e-Gol), Pantau Harga Pangan (Tau-Pang), Ramalan Iklim Cuaca Cerdas (RICCA), Radio Komunikasi Gagak, Qlue Manado, Lapor Manado dan Kanal Resmi Pemkot Manado,” jelas Erwin S Kontu.

Cerdas Command Canter sendiri dibangun dalam waktu tiga bulan dengan biaya Rp2 Milyar, dan dilengkapi ruang lainnya seperti ruang operator, ruang rapat, control room (pusat pemantauan), safe community room. Ruang server dan monitoring untuk menjaga lalu lintas jaringan, yang ditempatkan tersembunyi di belakang ruang utama/dashboard.

Dashboard sebagai layar utama menampilkan kondisi kota Manado melalui Closed Circuit Television (CCTV). Sejumlah permasalahan kota akan terpantau melalui dashboard. Misalnya sampah yang belum diangkut atau yang dibuang tidak pada tempatnya, arus lalu lintas, debit air hujan yang meluap ketika hujan, parkir liar, kebakaran, lampu jalan rusak, pohon tumbang, papan reklame tidak berizin, dan permasalahan lainnya, semuanya terpantau melalui Cerdas Command Center.

Melihat berbagai keunggulan yang ada, anggota Komisi D DPRD Batang, Danang Aji Saputro menanyakan kesediaan dan kesiapan pihak Diskominfo Manado apabila Pemkab Batang ingin belajar ataupun bekerja sama. “Kita siap untuk bertukar ilmu dan saling berbagi, sehingga apabila Pemkab Batang memang tertarik, maka nanti bisa dibicarakan lebih lanjut,” tandas Erwin. (don)

Penulis & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments