Radar Kajen

Partai Demokrat Siap Menangkan Ganjar-Yasin

Musancab Partai Demokrat Kab Pekalongan

MUSANCAB – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pekalongan, H Mashadi, tengah memberikan tausiyah politik dalam Musancab yang di gelar di kediamannya, Selasa (27/2).
TRIYONO

DPC Gelar Musancab dan Apel Ranting

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pekalongan siap memenangkan Pasangan Cagub/ Cawagub Jawa Tengah, Ganjar Pranowo- Gus Yasin dalam pesta demokrasi 2018. Untuk itu, DPC Partai Demokrat menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Pengurus Anak Cabang (PAC). Musancab atau Apel Ranting Partai Demokrat itu digelar di kediaman Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pekalongan, H Mashadi Jalan Raya Gandarum, Kajen, Selasa (27/2).

Musancab atau Apel Ranting Partai Demokrat itu dihadiri oleh Pengurus Daerah Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah dan Pengurus DPC.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pekalongan, H Mashadi, menyatakan dalam Pilgub Jawa Tengah Partai Demokrat siap memenangkan Pasangan Cagub/Cawagub Jateng, Ganjar Pranowo- Gus Yasin.

“Kami siap memenangkan Pasangan Cagub/ Cawagub Jateng, Ganjar Pranowo dengan Gus Yasin. Musancab atau Apel Ranting Partai Demokrat ini merupakan langkah pertama dalam merapatkan barisan hingga pengurus tingkat ranting,” terangnya.

Selain siap memenangkan Pasangan Calon no urut 1, lanjut Ketua DPC Partai Demokrat, pihaknya dalam Pileg 2019 mendatang menargetkan perolehan suara minimal 7 kursi.

Sementara dalam tausiyah politiknya, H Mashadi, menyampaikan bahwa dalam momentum tahun politik ini haruslah dikelola dengan baik dan bijaksana. Dengan demikian dalam tataran lokal tidak memunculkan friksi-friksi menajam di masyarakat, memunculkan fitnah dan permusuhan yang menciptakan ketidaksabilan Kamtibmas maupun benturan hingga merugikan pihak lain.

Diakui, beberapa bulan terakhir ini Partai Demokrat disuguhi sebuah fragmen yang penuh dengan intrik dan fitnah ditingkat nasional yang secara langsung menyerang marwah, martabat dan kehormatan ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Menyikapi hal tersebut serta serangan isu, intrik serta berbagai fitnah itu kita harus tetap teguh dalam bersikap. Kita terus melakukan konsolidasi baik horizontal atau vertikal dengan jajaran pengurus ditingkat pusat hingga ranting serta tetap mengkonsolidasi seluruh simpatisan dengan menjelaskan seterang mungkin posisi dan sikap partai demokrat serta Ketua umum yang sangat mengecam fitnah-fitnah tersebut dan tidak akan terpancing hingga memperburuk kedaan republi ini,” terangnya.

Seiring jaman, Partai Demokrat perkembangan merupakan partai nasionalis-religius yang sungu-sunggu mengedepankan etika politik, tidak menyerang lawan. Namun Demokrat menerapkan ‘Fastabiqul khoirot’ atau berlomba dalam kebaikan bukan menang pertarungan dengan menebar fitnah.

Mashadi menegaskan sekali lagi memahami politol sebagai upaya berlomba dalam kebaikan itulah yang memposisikan partai Demokrat ‘Berbalapan Lari’ membangun dukungan.

“Siapa paling cepat di depan dia akan unggul dan bukan bertanding tinju yang menyebabkan luka dan kerugian semua pihak. Ini yang harus dipahami semua kader dan pengurus partai Demokrat, setidaknya diaplikasikan di daerah pemilihan Kabupaten Pekalongan,” lanjutnya.

Karena Partai Demokrat, yang dari sejarah kelahirannya merupakan partai yang berhasil mempertahankan posisinya sebagai ‘The Rulling Party’ (Partai Pemerintah Berkuasa). Mampu menumbuhkan dukungan secara progresif pada masa presiden SBY.

“Saat ini kami yakin masih sangat potensial untuk tumbuh menjadi partai yang memiliki posisi strategis dan signifikan di Kabupaten Pekalongan. Untuk itu marilah kita semua bekerja, bekerja untuk lanjutkan, lanjutkan dan lanjutkan apa yang sudah diperjuangkan oleh ketua umum Bapak SBY menjadikan partai Demokrat kembali menjadi The Rulling Party,” tandasnya. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments