Radar Tegal

7 Orang Belum Ditemukan, Pencarian Korban Terhambat

Tujuh Orang Belum Ditemukan

PENCARIAN – Operasi pencarian korban longsor Desa Pasirpanjang Kecamatan Salem terus dilakukan dengan menerjunkan Unit K-9 Polda Jateng.
TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BREBES – Tim relawan gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban bencana tanah longsor Bukit Lio, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes yang diduga masih tertimbun material longsor. Namun, luasnya dampak longsor dan kondisi cuaca menjadi kendala selama berlangsungnya operasi pencarian.

Dari data yang berhasil dihimpun Kodim 0713 Brebes, dampak dari bencana longsor terjadi pada Kamis (22/2) lalu, terdapat 5 warga yang berhasil selamat. Meninggal dunia di lokasi longsor sebanyak 10 orang. Meninggal dunia di rumah sakit sebanyak 1 orang. Kemudian 7 orang masih dalam pencarian.

“Tujuh warga dilaporkan hilang saat kejadian. Saat ini bersama dengan tim relawan gabungan masih melakukan upaya pencarian,” ungkap Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono.

Adapun identitas ketujuh warga yang dilaporkan hilang oleh keluarganya yakni, Suwirso, Haryanto, Darsip, dan Sujono. Keempatnya warga Desa Pasirpanjang. Selain itu, Marsui (64), warga Desa Ciputih Kecamatan Salem; Wastim Wahyu (48), warga Desa Salem, Kecamatan Salem; Rustam Rusyadi, warga Desa Bentarsari, Kecamatan Salem. “Selain korban hilang, juga terdapat korban selamat yang sebelumnya dinyatakan hilang. Semua sudah terdata,” imbuhnya.

Korban selamat yang melapor ke Posko PBA sebelumnya dinyatakan hilang yakni, Ajid, warga Desa Bentarsari; Warnoto, Daswa, Tarsinah, dan Kuswanto, kelimanya warga Desa Pasirpanjang.

Sementara di lokasi longsor, kondisi medan disertai cuaca yang masih kerap turun hujan mengakibatkan upaya pencarian dengan menggunakan alat berat mengalami hambatan. Bahkan tiga alat berat yang semula digunakan dalam proses pencarian, terpaksa ditarik untuk sementara. “Ketebalan tanah di lokasi longsor tidak memungkinkan alat berat berfungsi maksimal, sehingga terpaksa ditarik. Proses pencarian kembali dilakukan secara manual,” kata kordinator Rapi M. Sopan, yang terlibat dalam tim gabungan.

Pencarian juga dilanjutkan dengan menerjunkan anjing pelacak dari unit K-9 Polda Jawa Tengah. Titik pencarian difokuskan pada sektor persawahan, jalan nasional dan sekitar Jembatan Kopeng. “Di tiga lokasi tersebut, diduga terdapat korban yang masih tertimbun material longsor,” imbuhnya.

Selain korban jiwa, lanjut dia, tim juga terlah berhasil menemukan beberapa kendaraan. Di antaranya, sepeda motor Scoopy bernopol G 5033 CBQ atas nama Tarminah, warga RT 05 RW 04, Desa Bentar, Kecamatan Salem; sepeda motor Supra tanpa Nopol; sepeda motor Legenda tanpa Nopol; jok sepeda motor jenis Revo; serta plat nomor sepeda motor R 2854 QT, diketahui atas nama Rasjuni Rasam, Desa Ujung Barang, Majenang. (pri/fat)

Facebook Comments