Lain-lain

Inilah Penyebab Rasulullah Melarang Kita Makan Minum Berdiri

Dalam sebuah hadits Rasulullah pernah bersabda:

“Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata: “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi” [HR. Muslim dan Tirmidzi]

Bahkan Rasulullah juga menganjurkan kita untuk memuntahkan minuman apabila kita lupa minum dengan sambil berdiri. Dalam hadits beliau bersabda:

“Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” [HR. Muslim]

Lalu sebenarnya apa penyebab Rasulullah melarang kita makan dan minum sambil, berdiri?

Alasan Ilmiah pun menjawab. Ternyata jika kita makan dan minum sambil duduk, maka makanan atau minuman tersebut akan turun dan berjalan di dinding usus dengan lembut dan perlahan. Hal ini sangat berbeda apabila kita makan dan minum dengan berdiri, jika kita makan dan minum sambil berdiri cairan dan makanan yang kita makan akan jatuh ke usus dengan cepat dan jika itu berlangsung sangat lama dan menjadi kebiasaan maka akan sangat berbahaya bagi usus.

Makanan yang disantap dengan beridri dapat berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf yang parah, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.

Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus akan membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter mengungkapkan bahwa 95% luka pada lambung terjadi di bagian tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.

Namun yang harus kita yakini adalah apabila Rasulullah telah melarang kita untuk melakukan sesuatu (makan dan minum sambil berdiri misalnya), maka tentu hal itu pasti dapat membawa kebaikan pada diri kita. Sehingga kita tidak perlu lagi bertanya “mengapa Rasul melarang, dsb” karena beliau dalam setiap menyampaikan sesuatu pasti berdasarkan petunjuk Allah melalui perantara malaikat. Semoga bermanfaat.

Sumber: Makintau.com
Editor: Khoirunnisa'(SMK ISTHIFAIYYAH NAHDLIYYAH KOTA PEKALONGAN)

Facebook Comments