Radar Kajen

PDNA Gelar Pashmina

Pashmina

MEMBUKA – Sekda Kabupaten Pekalongan Mukarromah Syakoer saat membawakan sambutan pada acara Pelatihan.
TRIYONO

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Jawa Tengah menggelar Training Of Trainers Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (Pashmina) di Stikes Muhammadiyah Kedungwuni, kemarin.

Panitia Pengarah, Eliani Dwi Palevi, menyatakan, Pashmina dibentuk lantaran tingginya kejadian kekerasan sesama remaja, banyaknya kehamilan di luar nikah, serta pergaulan bebas. Gerakan tersebut memberikan kontribusi positif bagi generasi penerus, karena bersifat holistik dan cair.

“Untuk itu kami melakukan inovasi dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif meningkatkan kualitas kesehatan khususnya masalah reproduksi remaja,” katanya.

Dalam kesempatan kali ini pihaknya juga mengandeng berbagai pihak terkait seperti dari dinas kesehatan, psikolog dan kepolisian untuk memberikan pembekalan-pembekalan tentang kenakalan remaja dan bagaimana penanggulangannya.

“Melihat perlunya Pashmina untuk mendukung kesehatan remaja di Indonesia ini, kami berharap bisa menjadi program nasional,” paparnya.

Untuk kegiatan ini dilakukan selama tiga hari dan dibagi menjadi tiga kelas. Kelas pertama tentang motivasi, diikuti oleh unsur pimpinan bidang pendidikan dan penelitian.
Kelas kedua tentang suka rela, diikuti oleh pimpinan yang memiliki keahlian di bidang kesehatan, konseling, psikologi. Kelas ketiga tentang kader, diikuti oleh kader Nasyiatul Aisyiyah yang berstatus pelajar tingkat SMA.

“Mudah-mudahan apa yang kami harapkan bisa tercapai,” tandasnya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melalui Sekda Kabupaten Pekalongan Mukarromah Syakoer mengatakan, kualitas kesehatan remaja akan menentukan kualitas generasi masa depan.
Namun pada kenyataannya di Indonesia pengetahuan tentang hal tersebut masih rendah. Hal inilah menyebabkan rentan dengan masalah, sementara kesehatan reproduksi merupakan salah satu indikator untuk melihat kualitas kesehatan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Nasyiatul Aisyiyah sebagai gerakan keputrian yang turut serta mengatasi masalah yang ada. Mudah-mudahan ke depan bisa dilakukan secara berkesinambungan.” (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments