Features

Guru PAUD yang ‘Nyambi’ Berwirausaha

Sepatu Rajut

PRODUKSI – Owner Serba Ada Craft Pekalongan, Hikmatul Husna sedang membuat sepatu rajut pesanan pelanggan.
LAILATUL MAFIYAH

Menegok Rintisan Bisnis Sepatu Rajut

Ketekunan Husna membuat kerajinan ketika mengajar di Kelompok Bermain Muslimat NU Masyitoh Kauman menjadikannya semakin terampil. Beawal dari itu, kini Husna rintis bisnis sepatu rajut yang pemasarannya sudah sampai luar kota. Seperti apa? LAILATUL MAFIYAH, PEKALONGAN

Tangan Hikmatul Husna SPdI terampil meliuk-liukkan jarum pada benang rajut yang mengelilingi sepatu karet. Simpul demi simpul dibuat untuk mempercantik sepatu.
Bermodal sepatu karet, benang, dan jarum, dia menyulap menjadi sepatu rajut cantik yang dijual dengan harga lebih tinggi.

Bisnis sepatu rajut Husna ini, bermula dari pengalamannya belajar merajut. Di waktu luangnya ia sempatkan membuat kreasi sepatu rajut bersama rekannya Eni Astuti. Mereka juga membuat tas dari plastik.

Merajut tak semudah menjahit dengan tangan, banyak jenis model dan teknik rajut. Di tengah-tengah kesibukan Husna mengajar di Kelompok Bermain Muslimat NU Masyitoh Kauman dan menyelesaikan pesanan sepatu rajut, ia juga masih mengajar BTQ di MSI 01 Kauman.

Kesulitannya ketika ada pesanan banyak terkadang ada stok ukuran sepatu ukuran pemesan habis. Jadi pemesan harus menunggu sepatu yang akan dirajut. Selain itu kesulitannya mendapatkan benang di Pekalongan, kadang ia beli di luar Pekalongan.

Merajut memang membutuhkan keuletan, sebelum dirajut sepatu harus dilubangi terlebih dahulu. Harga yang ditawarkan untuk sepasang sepatu rajut buatan Husna yakni kisaran Rp115.000 sampai dengan Rp175.000. Pemasaran sepatu rajut sudah sampai ke berbagai daerah seperti Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta.

Rumah produksi sepatu rajut ini beralamat di Kauman Gang 12 Kota Pekalongan. Selain menjual sepatu rajut, melalui usahanya yang diberi nama serba ada ini Husna juga menjual madu dan aneka kaos kaki. Bahkan rencananya Husna akan merambah bisnis buah-buahan. Tertarik dengan sepatu rajut? (*)

Penulis: Lailatul Mafiyah & Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments