Radar Batang

Solidaritas Kemanusiaan, Relawan Batang Turun Tangan ke Brebes

Relawan Batang

BANTU MAKANAN – Ketua Relawan PB BPBD Batang, Anung Sudjatmiko, membagikan bantuan nasi bungkus untuk para pengungsi di Posko Banjir Balai Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung, baru-baru ini.

BATANG – Kepedulian memang tak mengenal ruang dan waktu, apalagi sekadar batas teritori wilayah. Dalam semangat itu pula, belasan orang dari Forum Relawan Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Batang kembali turun tangan membantu warga terdampakk bencana di Brebes, Kamis sampai Minggu (22-25/2) lalu.

Ketua Forum Relawan PB BPBD Kabupaten Batang, Anung Sudjatmiko, mengatakan, sebanyak 17 relawan diterjunkan untuk membantu penanganan bencana di Brebes. Namun, karena area terdampak yang tak terpusat di satu wilayah kecamatan, jumlah itu akhirnya dipecah menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama beranggotakan 9 orang, yakni 5 relawan Tim Batang Rescue (Batres) dan Tim SAR Bravo Kecamatan Batang 4 orang ditugaskan di lokasi bencana tanah longsor di Brebes Selatan, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem. “Sembilan relawan ini kan punya kapasitas rescue yang bagus dan teruji, jadi mereka kita tugaskan membantu evakuasi korban longsor di Salem,” ungkap Sudjatmiko, Senin (26/2) siang.

Sementara 1 tim lainnya adalah pegiat LSM Perlindungan Perempuan dan Anak Pelangi Nusa sebanyak 8 orang. Mereka berkonsentrasi membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Losari yang dipimpin langsung Ketua Forum Relawan PB BPBD. Mereka juga bergabung dengan 1 peleton Satuan Sabhara Polres Batang serta petugas lainnya yang berposko di Balai Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung.

“Kita memberikan pendampingan untuk para pengungsi yang mungkin shock dan trauma dengan kejadian bencana yang baru menimpa wilayah mereka. Pengalaman penanganan bencana selama ini, warga terdampak tak hanya butuh bantuan logistik, tetapi juga dikuatkan psikisnya agar tak trauma berkepanjangan ,” terang Sudjatmiko.

Lanjut dia, jumlah pengungsi yang terpusat di Posko Balai Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung itu mencapai 150 orang. Selain membantu pendampingan korban, mereka juga membuka posko dapur umum untuk melayani para relawan dari BPBD Batang, anggota Sat Sabhara yang berada di lokasi pengungsian. Setelah bertugas selama 4 hari, tim relawan asal Batang pun memutuskan kembali pada Minggu sore.

“Sementara kami kembali ke Batang, tetapi tetap memantau perkembangan informasi lanjutan. Jika memang dibutuhkan, kami siap kembali ke Brebes untuk melaksanakan tugas kemanusiaan. Kami senang bisa berbagi kepedulian,” pungkas Sudjatmiko. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments