Radar Batang

Lelang Konstruksi, Batang Tercepat di Pantura

Tatang Sontani ST

Tatang Sontani ST

12 Paket, ULP Hemat Rp 4,6 M

Unit Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (ULP) Batang kembali menunjukkan kualitas kinerjanya dengan menyelesaikan lelang untuk 12 paket pekerjaan. Khusus konstruksi, proses pelelangan di Batang bahkan menjadi yang tercepat jika dibandingkan 6 kabupaten/kota lain di eks Karesidenan Pekalongan.

“Dari Brebes sampai Batang, ternyata baru ULP Batang yang sudah memproses pelelangan paket konstruksi. Pemalang ada satu, tetapi itu proyek multy years,” ungkap Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Batang, Tatang Sontani ST, didampingi Sekretaris ULP, Agung, Senin (26/2).

Hingga Senin kemarin, total sudah 15 paket pekerjaan yang masuk ke ULP. Dari jumlah itu, sebanyak 12 proyek bahkan telah menghasilkan pemenang, termasuk 10 proyek konstruksi milik DPUPR. Dua paket milik RSUD, yakni jasa pengamanan kantor dengan pagu Rp 742.500.000 dan paket belanja jasa kebersihan kantor dengan nilai kontrak Rp 2.035.437.800.

Sementara 10 paket konstruksi milik DPUPR adalah proyek peningkatan/pemeliharaan jalan di dalam kota. Kesepuluh paket itu mencakup ruas Jl Dr Cipto, Jl Dr Wachidin, Dr Sutomo, Jl Gajah Mada, jalan lingkar Alun-alun Batang, jalan Seturi Klidang Lor, Jl Suprapto, Jl Wahid Hasyim, Jl Ahmad Dahlan, dan ruas jalan Depok Pantai Sigandu.

“Tetapi dari 12 itu, ada 3 paket yang masih dalam masa sanggah. Satu milik RSUD, yakni jasa pengamanan kantor dan dua lagi milik DPUPR, yakni paket Jl Dr Sutomo dan Jl Suprapto. Kalau 10 lainnya sudah clear dan tinggal diproses oleh PPKom untuk persiapan pelaksanaan,” terang Tatang.

Sementara 3 paket lainnya baru diterima ULP pagi kemarin. Tiga di antaranya milik DPUPR, yakni proyek lanjutan peningkatan Jl Mayjen Sutoyo senilai Rp 5,1 M, proyek pengganti Jembatan Kali Progi Subah Rp 7,682 M, dan peningkatan jalan Warungasem-Pandansari Rp 4,118 M. Sedianya ada satu paket lagi milik Dislutkannak, yakni belanja bantuan ternak kambing dengan pagu sekitar Rp 700 juta, tetapi belum sempat masuk dalam rekapitulasi.

Ditambahkan Tatang, dari 12 paket yang berhasil dilelangkan, total kontraknya mencapai Rp 19.276.205.500. Proses pelelangan itu telah menghemat anggaran daerah sebesar Rp 4.692.365.500. “Efisiensinya sudah 12%, insya Allah ini menunjukkan proses lelang yang sehat dan kompetitif,” imbuhnya.

Kecuali itu, dari segi komposisi pememang, dari 12 paket yang ada, enam di antaranya dimenangi penyedia jasa lokal Batang dan 6 lainnya dari luar Batang. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments