Radar Pendidikan

169 Siswa Ikuti Olimpiade Sains Kuark 2018

Olimpiade Sains Kuark

IKUT – Siswa SD/MI se Pekalongan dan Batang mengikuti Olimpiade Sains Kuark, Sabtu (24/2).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

PAESAN – Sejumlah 169 siswa SD/MI mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2018 pada Sabtu (24/2). Bertempat di SD Muhammadiyah paesan, kegiatan ini diikuti peserta yang berasal dari 18 sekolah di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabuapaten Batang. Dalam OSK ini, peserta akan dibagi menjadi tiga level sesuai tingkatan kelas. Level 1 untuk siswa kelas 1-2, level 2 untuk siswa kelas 3-4, dan level 3 untuk siswa kelas 5-6.

Koordinator OSK, Leony Susanto, menuturkan OSK 2018 yang bertajuk Jagoan Sains untuk Indonesia Hebat ini digelar serentak di 34 provinsi di Indonesia dengan hari dan jam yang sama. “Karena peserta terbanyak berasal dari SD Muhamadiyah Paesan, yakni 105 siswa, maka kami adakan babak penyisihan di sini. Peserta yang berhasil menjawab 60% akan lolos ke babak semi final dan diumumkan di website Kuark. Babak semi final pada 28 April mendatang juga di sini,” jelasnya kepada Radar, Sabtu (24/2).

Leony, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa pada babak final setiap level hanya akan meloloskan 100 peserta dari seluruh Indonesia. Sekitar 90.000 siswa mendaftar dalam OSK 2018 ini. Berbeda dengan olimpiade sains lainnya, OSK memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk berpartisipasi tanpa dibatasi nilai akademik. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap siswa SD/MI untuk berkompetisi, memupuk rasa percaya diri dan membangun kecintaan sains sejak dini.

Disebutkan, 18 sekolah yang berpartisipasi dalam OSK 2018 ini, antara lain SD Kauman 7, MIN Kedungwuni, MIS Wonoyoso 02, MSI 01 Kauman, SD Pius, SDN Panjang Wetan 1, SDN Gondang, SD Satyawiguna, SDIT Ulul Albab, SDIT Bahrul Ulum, SDIT Insan Mulia, SD Muhammadiyah Paesan, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Paesan, Abdul Basit, berharap agar hasil yang lebih baik didapat oleh siswa-siswi yang ikut bertanding dalam OSK 2018. Pasalnya, salah satu siswa sekolah ini mampu menembus final pada OSK 2016 dan 2017 lalu. Dirinya baik gelaran OSK ini karena dapat memberikan kesempatan kepada seluruh siswa SD Muhammadiyah Paesan yang berjumlah 347 untuk berkompetisi dalam bisang sains.

“Ini tahun ke-3 kami mengikuti OSK. Biasanya kami hanya mengirim 50 siswa, Alhamdulillah ada yang lolos sampai final. Tahun ini kami mengirimkan 105 siswa, harapannya siswa yang lolos ke semi final dan final lebih banyak,” ujarnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments