Radar Kajen

Awas, Genangan Air Rawan Kecelakan

Genangan Air

POTENSI LAKA – Genangan air yang ada di Jalur Pantura Wiradesa tepatnya di depan Hotel Marlin berpotensi menimbulkan lakalantas.
TRIYONO

PANTURA – Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kota Santri akhir- akhir ini membuat sejumlah jalan digenangi air. Keberadaan air berpotensi memperparah kerusakan jalan baik ruas milik Kabupaten Pekalongan, Provinsi bahkan nasional.

Genangan air seperti yang dijumpai di depan Hotel Marlin. Genangan sisa air hujan membuat sejumlah pengguna jalan kerap terjatuh. Meski hanya mengakibatkan luka- luka, namun mengancam keselamatan pengguna jalan.

Hal itu dibenarkan salah seorang warga Kecamata Wiradesa, Mugi (36). Kata dia, genangan air di tepi jalan Jalur Pantura Wiradesa, membahayakan pengguna jalan dari arah barat.

“Biasanya pengguna jalan terlalu menepi, padahal genangan air tersebut ada lubang. Dalam kondisi cepat pengguna banyak yang terperosok,” terangnya.

Warga yang simpati, lanjut dia, ada yang memasang rambu dengan alat seadanya. Namun karena jalan tersebut banyak dilalui kendaraan besar akhirnya pada tertabrak terutama pada saat malam hari.

“Namanya Pantura Mas, meskipun diberi tanda ya habis. Kami berharap ada perhatianlah dari pemerintah sebelum jalan makan korban,” harapnya.

Terpisah, Bupati Pekalongan, H Asip Kholbihi menanggapi jalan rusak langsung turun ke lokasi untuk segera dilakukan perbaikan. Namun untuk jalan milik provinsi atau jalan nasional yang ada di Kota Santri, pihaknya langsung menyurati Dinas Bina Marga Provinsi.

“Kita lihat jalan rusak tersebut dimana dan kewenangan siapa? Kalau jalan provinsi kita langsung koordinasi begitu pula jalan nasional kita koordinasi dengan perwakilan yang ada,” terangnya.

Sementara Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi cukup berpotensi menambah parah kerusakan jalan. Namun saat ini secara bertahap dilakukan perbaikan dengan menutup lubang untuk sementara.

“Sedangkan untuk jalan provinsi dan nasional kita selalu koordinasi mana saja yang rusak dengan menyurati Bina Marga atau perwakilan pemelihara jalan nasional,” imbuhnya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Bobi A Rahman menyampaikan bahwa jalan berlubang berpotensi dan menjadi daerah rawan kecelakaan. Adanya kerusakan itu, pihaknya juga selalu koordinasj dengan dinas terkait.

“Untuk kerusakan di jalan milik Pemkab kami koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum. Sedangkan jalan milim provinsi sudah kordinasi dengan perwakilan Bina Marga yang ada di Bebel Wiradesa, untuk jalan nasional kami koordinasi perwakilan yang ada di Pemalang,” imbubnya. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments