Features

Ekspedisi Poros Pulau Jawa

Ekspedisi Poros Pulau Jawa

JELAJAH – Peserta ekspedisi poros Pulau Jawa menjelajahi kawasan bersejarah di Kota Pekalongan, Minggu (25/2).
LAILATUL MAFIYAH

Menengok Wisata Sejarah Kota Pekalongan

Kota Pekalongan memiliki sejarah yang menarik, mulai dari bangunan lama, budaya dan perekonomiannya yang patut dijadikan sebagai objek wisata sejarah. Seperti apa? LAILATUL MAFIYAH, PEKALONGAN

Rombongan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sejarah dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) berkumpul di aula Museum Batik Pekalongan untuk memulai jelajah Kota Pekalongan, Minggu (25/2). Turut juga peserta di luar mahasiswa yang mengikuti jelajah di Kota Pekalongan. Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz hadir dan membuka acara Ekspedisi Poros Pulau Jawa.

Saelany menuturkan pemerintah mengapresiasi kebersamaan anak muda dalam mengenalkan budaya, terutama budaya heritage. “Ke depannya mereka akan menjadi duta-duta untuk menginformasi wisata Kota Pekalongan ke daerah lain. Kota Pekalongan akan lebih dikenal dengan cara kekinian, tentunya dengan cara anak-anak muda,” tandasnya.

Muhammad Teguh Pujianto dari Fest Kalonganan menyampaikan bahwa peserta jelajah dikenalkan dengan museum batik, gedung olah raga (GOR), Pertani, kantor pos, Karesidenan Pekalongan, titik nol Pulau Jawa, Sunga Lodji, Benteng, dan Limun Oriental. “Kegiatan ini mencoba untuk mengulik sejarah di Kota Pekalongan karena banyaknya cerita zaman kolonial mulai dari bangunan lama, jalan di Kota Pekalongan, dan perekonomian di Pekalongan.”

Budaya masyarakat Kota Pekalongan yang unik, seperti Kampung Arab dan Kampung Pecinan, ini tak lepas dari sejarah. Pabrik pembuatan limun tertua, Oriental yang menjadi saksi zaman kolonial sampai saat ini masih berdiri kokoh di dekat benteng.

“Harapan saya semoga masyarakat secara umum lebih mengenal kotanya karena Kota Pekalongan adalah kota bersejarah,” pungkasnya.

Tentu saja masih banyak potensi yang bisa digali di Pekalongan, agar bisa menjadi Kota Wisata Dunia. Dan itu membutuhkan dukungan semua pihak. (*)

Penulis: Lailatul Mafiyah & Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments