Metro Pekalongan

Dua Remaja Tertangkap Melempar Narkoba ke Dalam Lapas

Remaja Melempar Narkoba ke Lapas

INTEROGASI – Petugas Lapas Pekalongan bersama anggota Polsek Pekalongan Utara sedang menginterogasi satu dari dua remaja yang melemparkan barang diduga narkoba ke dalam Lapas Pekalongan, Sabtu (24/2) sore.
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Dua orang remaja, masing-masing berinisial MA (18) dan AA (19), ditangkap petugas pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan, Sabtu (24/2).

Pasalnya, dua remaja yang merupakan warga Setono, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, itu kedapatan melempar sebuah barang mencurigakan dari luar tembok ke dalam Lapas Pekalongan. Barang yang diduga kuat berisi narkoba itu dikemas menyerupai bola tenis dan dilempar dari sisi luar tembok lapas sebelah selatan, sekira pukul 16.15 WIB.

Kalapas Pekalongan, M Hilal, mengatakan ditangkapnya dua remaja itu berkat kecurigaan petugas yang melihat ada dua orang remaja bertingkah mencurigakan di luar tembok Lapas Pekalongan.

Petugas kemudian mengamankan keduanya untuk diinterogasi. Dari pengakuan mereka, didapatkan informasi bahwa barang yang dilempar itu adalah narkoba jenis sabu-sabu.

“Mereka menunjukkan gelagat mencurigakan, kemudian diamankan oleh petugas kami. Ternyata yang dilempar adalah narkoba,” ungkapnya.

Begitu kedua remaja itu tertangkap, petugas segera menginterogasi dan mencari narkoba yang dilempar tadi. Pihak Lapas Pekalongan juga melaporkan kejadian itu ke jajaran Polsek Pekalongan Utara. Beberapa anggota Polsek Pekalongan Utara bersama petugas lapas pun bersama-sama memeriksa keduanya. Petugas lapas setempat bersama anggota Polsek Pekalongan Utara kembali menyisir sisi dalam tembok sebelah selatan.

Sayangnya, barang bukti tersebut tidak ditemukan. Diduga sudah diambil oleh napi yang menghuni Lapas Pekalongan.

Petugas pun memperdalam pemeriksaan kepada dua remaja tadi. Akhirnya didapatkan informasi kalau barang yang dilempar itu adalah titipan seseorang untuk salah satu Napi Lapas Pekalongan berinisial ZU alias Keong. Namun lagi-lagi, ketika menggeledah kamar napi yang bersangkutan, petugas tidak berhasil menemukan barang bukti dimaksud.

Hilal menyampaikan, dari pemeriksaan terhadap pelaku, didapatkan pula informasi kalau diduga upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Pekalongan dengan modus dilempar dari luar tembok lapas sudah terjadi berulang kali. “Ini membuktikan bahwa memang benar ada yang melempar narkoba dari luar tembok lapas. Dari pengakuan pelaku juga kita peroleh informasi kalau dia sudah melakukan aksi yang sama sekitar delapan kali. Kita masih berupaya mencari barang buktinya dan siapa pemesan barang tersebut,” ujarnya.

Hilal menambahkan bahwa tertangkapnya dua remaja yang diduga menyelundupkan narkoba ke dalam lapas itu merupakan wujud komitmen jajarannya dalam pemberantasan peredaran narkoba di dalam Lapas Pekalongan. “Kami tak pernah berdiam diri. Komitmen perang terhadap narkoba terus kita gencarkan. Untuk kasus ini, sudah kita serahkan penanganannya ke pihak kepolisian untuk diselidiki lebih lanjut,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pelaku, MA, mengaku dirinya baru sekali melakukan perbuatan tersebut. Dia mengaku hanya diajak oleh rekannya, AA.

Awalnya, dia dan AA ketemuan dengan seseorang yang dikatakan bernama Ardi di Jembatan Loji Kota Pekalongan. “Saya hanya ikutan karena diajak teman saya. Dia bilang, ayo ikut aku. Kalau saya baru pertama kali ini. Tapi kalau teman saya katanya sudah melakukan delapan kali,” katanya.

Orang bernama Ardi itu selanjutnya memberikan sebuah barang berbentuk seperti bola tenis kepada AA untuk dilemparkan ke dalam Lapas Pekalongan. “Katanya nanti barangnya dilempar, akan diambil oleh yang di dalam. Saya tidak tahu barangnya isinya apa. Saya juga sebelumnya tidak pernah kenal dengan yang namanya Ardi itu, ataupun napi yang di dalam. Pokoknya tadi saya dengar katanya itu pesanannya Keong,” kata MA.

MA menambahkan, dirinya bersama rekannya dijanjikan akan mendapat upah Rp300 ribu setelah tugas dilaksanakan. “Tadi saya baru dikasih 100 ribu, katanya kekurangannya nanti setelah tugas dilaksanakan,” imbuhnya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments