Metro Pekalongan

Dilanda Rob Banjir, Kondisi TBM Pahlawan Memprihatinkan

TBM Pahlawan Kebanjiran

KEBANJIRAN – TBM atau Perpustakaan Pahlawan yang dikelola Sri Hayanti mengalami kondisi memprihatinkan, sebab buku-buku maupun almari sebagai penyimpan buku menjadi rusak.
ABDURROHMAN

KOTA PEKALONGAN – Gara-gara dilanda banjir rob pada beberapa bulan ini, kondisi Taman Baca Masyarakat (TBM) atau Perpustakaan Pahlawan yang dikelola Sri Hayanti mengalami kondisi memprihatinkan, sebab buku-buku maupun almari sebagai penyimpan buku menjadi rusak.

Sampai sekarang ini, belum ada dari pihak instansi terkait yang menengok kondisi TBM Pahlawan. Padahal TBM Pahlawan yang berada di Jalan Kusuma Bangsa Gg Pahlawan 3 Nomor 114 Kelurahan Panjang Baru membutuhkan bantuan penanganan segera untuk menyelamatkan aset berharga tersebut.

Kepada Radar, Sri Hayanti mengaku, sejak rumahnya yang dijadikan tempat TBM Pahlawan dilanda banjir rob, maka terjadi penurunan jumlah kunjungan. Akibatnya minat baca menjadi menurun juga. “Ini dikarenakan TBM tersebut terdampak Banjir hingga paling parah saat awal tahun 2018, TBM kehilangan 40% buku bacaan akibat dampak banjir. Bahkan sampai saat ini TBM belum beroperasi lagi akibat ruangannya masih tergenang air,” ucapnya.

Sri Hayanti mengaku, sempat terfikirkan untuk mengembalikan atau menitipkan semua aset buku di kelurahan. “Namun hati kecil ‘kok eman-eman’ susah payah, tapi bagaimana lagi, belum ada perhatian baik dari Kelurahan maupun dinas terkait. Padahal usulan sudah pernah disampaikan,” jawabnya.

Sri Hayanti menyebut, awal berdiri TBM Pahlawan sekitar tahun 2011. Awal mulai dirintis hanya buku koleksi pribadi berbekal lemari buku seadanya. Setelah dikelola dengan baik, geliat minat baca dan para pengunjung meningkat, dan pengelolaan dirasa baik terbukti pada tahun 2014 mendapat juara II Terbaik Pengelola TBM (Binaan Dinas Pendidikan). “Serta di 2015 mendapat Juara I Perpusmas Tingkat Kota (Binaan KPAD) dan di 2016 juga mendapat penghargaan. Makanya TBM Pahlawan sekarang benar-benar menjadi pahlawan, dan dikenang akan masa jaya nya, kalau pihak-pihak terkait tidak membantu upaya dengan segera,” pungkas Sri Hayanti. (dur)

Penulis & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments