Radar Batang

Dua Hari Hilang, Tewas di Ruko

Dua Hari Hilang, Tewas di Ruko


MAYAT – Jasad Slamet Jaya ditemukan warga dalam posisi tertelungkup di dalam rumah.
M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Warga Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (23/2) malam sekira pukul 20.30 WIB digegerkan dengan adanya penemuan mayat di dalam rumah.

Danramil 07/Bandar, Kapten Inf Maryana yang dihubungi via telfon membenarkan hal itu.

Ia mengatakan bahwa tempat kejadian perkara penemuan mayat itu berada persis di depan markas komando Koramil 07/Bandar.

“Ya berada tepat di depan Koramil. Korban merupakan pengusaha elektronik, yang memiliki ruko di depan Koramil. Dia ditemukan meninggal di dalam ruko tersebut,” terang Danramil.

Disebutkan Danramil, korban atas nama Slamet Jaya alias Lyly (40) warga Jalan raya Bandar-Sidomulyo No 25 Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

“Dia tinggal seorang diri di dalam ruko. Jadi tidak ada satu orang pun yang mengetahui kalau dia ternyata sudah meninggal sejak beberapa hari lalu,” bebernya.

Ia menjelaskan, awal mula kejadian ditemukannya korban berawal dari kecurigaan Adi (30 th) dan Mamat (27) warga Bandar yang setiap malamnya ngobrol di depan ruko milik korban Lyly.

“Warga merasa curiga, sebab sudah 2 hari ini korban Lyly tidak membuka tokonya. Kemudian, kedua orang warga itu mencoba untuk memanggil korban Lyly dari depan ruko, namun setelah dipanggil tidak ada jawaban. Lalu mereka berinisiatif untuk melapor kepada petugas piket koramil 07/Bandar dan laporan tersebut diterima oleh piket Sertu I Nengah,” jelasnya.

Setelah mendapat laporan piket dengan dibantu pelapor, maka petugas berusaha untuk mendobrak pintu ruko dan setelah dapat dibuka ditemukanlah jasad korban Lyly sudah dalam keadaan telungkup di lantai. Mengetahui kejadian tersebut, piket Koramil langsung menghubungi Polsek Bandar dan Puskesmas Bandar untuk dilaksanakan outopsi.

“Korban Lyly ditemukan sudah meninggal dalam keadaan telungkup dilantai dan terdapat darah yang mengucur keluar dari bagian kening,” katanya.

Ditambahkan Danramil, dari hasil outopsi yang telah dilkukan oleh dokter Puskesmas Bandar, dr Dodi, tidak ada tanda tanda kekerasan.

“Diterangkan dr. Dodi, melihat dari kejadian tersebut diperkirakan korban Lyly memiliki riwayat penyakit stroke. Rencananya jenazah akan di serahkan kepada pihak keluarga yang berada di kota Pekalongan,” pungkasnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Facebook Comments