Radar Pendidikan

Polisi Bukan Objek Menakuti Anak

Polisi Bukan Objek Menakuti Anak

SOSIALISASI – Kasi Humas Polsek Limpung Polres Batang saat memberikan penyuluhan kepada guru TK di Objek Wisata Sri Gunung Banyuputih.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

BANYUPUTIH – Jajaran Polsek Limpung aktif mengampanyekan kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA). Seperti dilakukan Polsek Limpung dalam rakor KKG Gugus Dahlia IGTKI Banyuputih di Objek Wisata Sri Gunung, Jumat (23/2). Kegiatan ini diharapkan dapat mengubah stigma negatif polisi sebagai sosok yang menakutkan. Khususnya pada pembelajaran di tingkat Paud.

“Kami berharap para rekan guru untuk tidak menjadikan Polisi untuk menakut-nakuti anak. Karena justru kami sekarang punya berbagai program inovasi untuk mengenalkan anak dan membentuk mereka sebagai generasi pelopor berkeselamatan berlalu lintas. Salah satunya dengan kegiatan Polisi Sahabat Anak,” terang Kasi Humas Polsek Limpung, Ernawan SPd saat diwawancarai, Jumat (23/2).

Diterangkan, pihaknya sudah membuat aneka inovasi pembelajaran jika pihak sekolah ingin mengikuti kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA). Kegiatan PSA sendiri materinya bakal lebih disesuaikan dengan usia anak. Sehingga pengenalan PSA sendiri dapat dilakukan dengan belajar sembari bermain.

“PSA sendiri sudah kami rancang sesuai dengan kebutuhan pengunjung. Karena pasti kalau sasaran targetnya antara anak SMA dan Paud tentunya beda cara pembelajarannya. Tentunya kami dari Polsek Limpung selalu terbuka jika ada sekolah yang ingin berkunjung, baik dari Limpung maupun Banyuputih,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KKG Gugus Dahlia IGTKI Batang, Tin Tisnawati SPdI menerangkan, pihaknya sudah kerap bekerja sama dengan Polsek Limpung. Selain itu pihaknya sudah berusaha untuk memberikan pembelajaran ke siswa dengan benar. Dan mencoba menghapus stigma polisi yang menakutkan pada siswa.

“Alhamdulillah kami juga sudah berusaha untuk menghilangkan pendapat jika polisi adalah sosok yang menakutkan. Bahkan kami juga sudah beberapa kali melibatkan polisi dalam pembelajaran kami. Dan anak juga kami kenalkan bagaimana sosok sebenarnya polisi itu. Dan alhamdulillah anak justru senang dan sebagian malah ingin berprofesi sebagai polisi di masa mendatang,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments