Radar Batang

Target Penerimaan PKB-BBNKB Batang Naik 38,29 Persen

Razia Kendaraan

OPERASI – Petugas UPPD bersama anggota Satlantas Polres Batang saat menggelar operasi kelengkapan surat kendaraan.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Target pendapatan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) 2018 di Kabupaten Batang naik 38,29 persen atau sekitar Rp 19.915.040.000 miliar dari tahun 2017.

“Target 2016 Rp 104.378.540.000 miliar. Tahun 2017 ditingkatkan menjadi Rp 124.293.580.000 miliar atau naik 38,29 persen dari tahun lalu,” kata Kepala Unit Pendapatan Pajak Daerah (UPPD) Kabupaten Batang, Heruwaty Wahyu, Jum’at (23/2).

Ia mengatakan, target penerimaan daerah dari PKB dan BBNKB selalu naik setiap tahun. Namun tahun ini kenaikannya memang cukup signifikan. “Target ini tentu telah melewati kajian. Diharapkan bisa terealisasi dengan baik,” ujarnya.

Disampaikan Heruwati, untuk target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2017 di Kabupaten Batang sebesar Rp 52.837.600.000 miliar. Dan penerimaan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tahun 2017 sebesar Rp 51.540.940.000 miliar.

“Tahun 2018 ini penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) meningkat menjadi Rp 59.998.000.000. Sehingga terdapat selisih peningkatan sebesar Rp 7.160.400.000 miliar atau setara dengan 13,55%,” terangnya.

Sedang untuk penerimaan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mengalami peningkatan sebesar Rp 64.295.580.000. Sehingga terdapat selisih peningkatan sebesar Rp 12.754.640.000 miliar atau setara dengan 24,74%.

Dengan adanya peningkatan target itu, Heruwaty mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan target yang diberikan. “Sejumlah inovasi telah kita lakukan untuk memberikan pelayanan prima pada wajib pajak agar taat pajak,” katanya.

Ia menyebutkan, inovasi inovasi yang terus dimunculkan oleh UPPD Kabupaten Batang ialah seperti halnya keberadaan Samsat Siaga, Samsat Paten dan Samsat Keliling.

“Ya, dengan adanya inovasi inovasi inilah kita dapat memberikan hasil yang menonjol. Karena inovasi ini semua, dapat untuk menjangkau dan mempermudah masyarakat dalam proses pembayaran perpajakan,” katanya.

Ditambahkan Heru, inovasi inovasi tersebut akan terus digalahkan dan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan inovasi lainnya. “Untuk tahun ini kita akan melakukan penambahan pada Unit Samsat Paten di Kecamatan Gringsing dan Bawang. Karena tahun kemarin kita baru punya satu di Kecamatan Limpung,” bebernya.

Ia juga menyampaikan, untuk tahun ini pihaknya akan gencar melakukan pendekatan pada warga masyarakat di wilayah Kecamatan Subah dan Batang Kota. Karena kedua Kecamatan tersebut dikatakan Heru memiliki tunggakan terbanyak dibanding Kecamatan lainnya. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments