Radar Kendal

Bidan Dituntut Berjiwa Melayani

Bidan Dituntut Berjiwa Melayani

DITUTUP – Kepala BKPP Agus Dwi Lestari resmi menutup Diklat Prajabatan CPNS Bidan Golongan II Angkatan XLII di SKB Cepiring, kemarin.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah menggelar Diklat Prajabatan CPNS Bidan Golongan II Angkatan XLII. Diklat tersebut sebagai langkah awal dalam mengarungi tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jujur, disiplin, profesional, amanah dan bermental pelayanan, serta dapat mengutamakan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi.

Hal itu ditegaskan Kepala BKPP Agus Dwi Lestari saat penutupan Diklat Prajabatan CPNS mewakili bupati di SKB Cepiring, kemarin.

Dikatakan, Diklat diadakan sejak tanggal 13 hingga 22 Februari selama 78 jam pelajaran. Pesertanya 30 bidan dari Puskesmas di Kabupaten Kendal. “Selamat sudah tempuh kegiatan ini dengan baik. Maka seluruh peserta akan segera mendapatkan pengakuan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ungkap dia.

Agus Dwi Lestari mengungkapkan, bidan diharapkan dapat menerapkan hasil-hasil yang diperoleh selama mengikuti Diklat Prajab. Disamping itu, dalam pelaksanaan pekerjaan baik yang bersifat administrasi pemerintahan, pembangunan fisik maupun pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam melayani bidang kesehatan.

Diungkapkan, penyelenggaraan diklat akan berakhir sia-sia apabila semua teori dan penanaman nilai-nilai sebagai seorang aparatur pemerintah tidak diimplementasikan dalam dunia pekerjaan secara nyata. Selain itu juga harus memiliki mental yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tentangan.

“Sehingga setiap pekerjaan yang dihadapi mampu diselesaikan secara akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan dengan baik secara administrasi maupun secara moral,” ungkap dia.

Diterangkan Agus, PNS yang memiliki etika dan budi pekerti baik, yakni peduli terhadap permasalahan yang terjadi, selalu mengambil sikap terhadap hal-hal yang diperlukan, serta memiliki kejujuran, kedisiplinan yang tinggi, baik disiplin dalam hal waktu bekerja maupun disiplin terhadap pelaksanaan tugas-tugas kedinasan, tanpa ada keluhan dari masyarakat.

Bidan yang telah menjalani diklat prajab harus mampu menjalin kebersamaan dan kerjasama dengan melakukan koordinasi integrasi, sinkronisasi dan harmonisasi antar unit kerja, sehingga agar tetap sinergis di Puskesmas masing-masing.

“Bidan juga harus bersikap arif dan bijaksana serta profesional dalam memberikan pelayanan publik serta sebagai panutan di masyarakat dan pegawai negeri sipil yang lain, termasuk mampu menjadi perekat dan pemersatu di lingkungan kerja maupun kehidupan masyarakat,” tukas dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments