Lain-lain

Dari Melepaskan Kesalahan Masa Lalu, Belajar Memaafkan Diri Sendiri

Pernahkah kamu melakukan suatu kesalahan dimasa lalu dan rasa bersalah serta penyesalan itu masih mengikutimu hingga sekarang? Rasa bersalah itu sebenarnya baik, agar kita bisa memperbaiki diri. Namun terkadang kita sulit memaafkan diri sendiri daripada memafkan orang lain.

Ikatan rasa bersalah yang terbenam dalam diri bisa merusak diri sendiri, menggagalkan tujuan, hingga menyebabkan ketidakbahagiaan. Sehingga membuat kita terjebak dalam masa lalu dan sulit untuk melangkah maju.

“Kamu lebih berharga daripada kesalahan masa lalu, maafkan! dan berdamailah dengan diri sendiri”

Memaafkan adalah sebuah proses yang tidak akan terjadi hanya semalam dan tiap orang memiliki proses yang berbeda-beda. Memaafkan diri merupakan tindakan penting agar kamu bisa terus berjalan dan melepaskan diri dari masa lalu. Namun, memaafkan diri sendiri bukan berarti kamu terbebas dari konsekuensi suatu kesalahan. Dan konsekuensi tidak harus menyertakan perasaan bersalah, malu, dan depresi. Karena itu semua hanya akan melemahkanmu.

“Penyetujuan dan penerimaan diri dalam saat sekarang merupakan kunci utama untuk perubahan – perubahan positif dalam setiap bidang kehidupan kita. Semua masalah timbul karena kita tidak mau mengampuni ( termasuk mengampuni diri sendiri ).

Berbaik-baiklah terhadap diri Anda sendiri. Mulailah mencintai diri Anda. Itulah yang dibutuhkan agar Anda bisa mengungkapkan diri dengan potensi diri Anda yang terbesar. “ (Louis Hay)

Tidak masalah jika kamu merasa kecewa dengan segala tindakan yang telah kamu lakukan. Tapi tidak seharusnya kamu menjadikan penyesalan itu menjadi kekal dalam dirimu. Tidak masalah jika kamu jatuh, karena semua orang juga akan merasakan itu. Namun yang terpenting, bagaimana kamu bangkit dari rasa penyesalan itu.

Seperti layaknya mengendarai kendaraan, kamu tidak bisa jika hanya terus melihat kedepan dan mengabaikan kendaraan dibelakang atau sebaliknya. Karena itu akan menimbulkan kecelakaan. Namun yang harus kamu lakukan adalah terus melihat kedepan dan sekali-sekali menoleh kebelakang.

“Tidak adil bagi dirimu jika kamu menghukum masa depanmu dengan kesalahan masa lalu”

Kebahagiaan sejati datang ketika kita mampu memulihkan diri setelah kehancuran. Memaafkan diri memungkinkanmu untuk hidup dimasa sekarang dan bukan masa lalu, yang berarti kamu bisa berada dimasa depan dengan tujuan baru untuk perbaikan dan perubahan. Ketidakmampuan untuk memaafkan bersumber dari amarah dan kebencian yang juga akan berdampak pada kesehatanmu.

“Memaafkan diri sendiri adalah langkah pertama untuk mencintai diri sendiri”

Rahasia dalam memaafkan diri sendiri adalah bagaimana kita bertanggungjawab atas tindakan dan kesalahan yang kita perbuat, bukan membiarkannya terkubur dalam diri. Ketika kita gagal dan ketika kita membuat kesalahan, belajar dari itu semua dan terus melanjutkan hidup.

Because life must go on(karena hidup harus terus berlanjut).

Maafkan diri sendiri selayaknya memaafkan orang lain dan memaafkan bukan berarti melupakan, tapi belajar dengan pengalaman yang dipandu oleh pengalaman itu sendiri. Atau jika sulit, kamu bisa memaafkan diri sendiri meskipun kamu bersalah seperti layaknya kamu memaafkan orang lain meskipun kamu tau bahwa dia bersalah.

Hanya karena kamu melakukan kesalahan bukan berarti kesalahan itu yang akan menentukan bagaimana kamu menjalani hidup.

Sumber: hipwee

Editor: Khofifah SMK ( ISTHIFAIYYAH NAHDLIYYAH PEKALONGAN )

Facebook Comments