Lain-lain

Bangkit Dari Keterpurukan Dan Berhenti Mengasihani Diri Sendiri

Rasa gelisah berhari-hari sering terjadi saat hal buruk sedang menimpa diri. Hati dan pikiran tidak dapat bekerja secara sinkron. Ingin mencari solusi akan tetapi sulit. Jadi, dirimu semakin stres, bingung, menjadi lebih sensitif dan uring-uringan .Disini dirimu akan mengasihani diri sendiri.

Pada dasarnya, hidup itu memang naik dan turun. Kamu nggak selalu merasa bahagia terus, begitupun sedih melulu. Ada masanya kamu senang, lalu nggak berapa lagi mengalami peristiwa yang menyakitkan. Hal itu terjadi semata-mata untuk meningkatkan kualitas diri yang lebih baik. Jika kamu berada dalam keadaan nyaman yang penuh kebahagiaan, maka levelmu di situ-situ saja.Berikut ini enam cara agar kamu bangkit dari keterpurukan dan berhenti mengasihani diri sendiri.

1. Berpikir realistis. Daripada kamu sibuk menyalahkan diri melulu, mendingan buat suatu perubahan kecil setiap harinya dalam hidup

Mengasihani diri sendiri sebenarnya tidak apa-apa, hanya saja jika terlalu lama akan bikin kamu rugi. Ya, waktumu terbuang sia-sia cuma untuk mengasihani diri gara-gara ada hal buruk menimpa diri. Daripada begitu terus, lebih baik kamu lakukan perubahan dalam hidup sekecil apapun. Misalnya, kamu bisa mendistraksi pikiran dengan mulai berolahraga seminggu sekali. Nggak cuma tubuh bugar, tapi pikiran pun fresh.

2. Hindari dulu media sosial. Ini penting untuk membuat dirimu menjadi lebih berharga dalam dunia nyata

Cobalah untuk istirahat dari media sosial dan jalani hidupmu di dunia nyata sesungguhnya. Dalam realita, kamu akan menemukan banyak hal yang bisa meng-upgrade diri tanpa drama sana-sini.

3. Banyak-banyak bersyukur dengan menjadi volunteeer (sukarelawan).

Cara unik dan sangat berfaedah yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki kesedihan hati adalah menjadi seorang volunteer. Misalnya bergabung di sebuah organisasi kemanusiaan yang membuatmu bertemu dengan banyak orang. Di sana, kamu berinteraksi dengan berbagai orang dari latar belakang. Hal itu tanpa disadari memengaruhi kamu dalam melihat isi dunia dengan cara pandang yang berbeda. Lambat laun kamu akan selalu bersyukur atas apa yang kamu alami dan miliki selama ini kalau ternyata dirimu jauh lebih beruntung dibanding masyarakat yang kamu temui saat menjadi relawan.

4. Bersikaplah baik ke orang lain. Percayalah kalau hal itu bikin kamu lama-lama bahagia

Melakukan hal baik kepada orang lain biasanya akan membuat orang tersebut bahagia. Nah, kamu juga menjadi tertular bahagianya. Menyenangkan semua orang memang nggak bisa kamu lakukan, tapi satu atau dua orang tak masalah. Apalagi menyenangkan sahabat atau orang-orang terdekat.

5. Coba atur waktu ketemuan sama orang yang bikin kamu nyaman. Dengannya, kamu bisa lebih merasa tenang.

Percaya atau tidak, bertemu dengan orang yang selalu bisa membuatmu merasa nyaman bisa menenangkan diri. Jika dia adalah kekasih atau teman dekat, maka cobalah ajak bertemu untuk sekadar jalan-jalan sebentar. Kamu bisa minta dia menemani makan, mencari buku atau keperluan rumah, atau cuma keliling taman dekat rumah. Tunggu saja kalau sebentar lagi kamu akan merasa tenang.

6. Buat rencana hidup ke depannya.

Tuliskan dalam hati dan pikiran tentang tujuan apa saja yang kamu mau dapatkan. Cobalah untuk mulai menatap hidupmu lagi. Kamu bisa cari tahu dari sekarang seperti apa tujuan yang ingin kamu dapatkan dari sekarang. Dengan begitu, hidupmu akan lebih terarah dan meningkat. Lambat laun, rasa gelisah atas segala hal buruk yang pernah menimpa diri menghilang dan terganti dengan tujuanmu di kemudian hari.

Menjalani hidup akan terasa berat jika kamu tidak bisa berdamai dengan diri sendiri. Untuk itu, stop dari sekarang mengasihani dan menyalahkan diri terlalu lama. Karena kini bukan saatnya lagi bermuram durja atas apa yang kamu alami dan miliki sejak dulu hingga sekarang. Yuk, lakukan perubahan dari sekarang.

Sumber: hipwee

Facebook Comments