Radar Kajen

Diresmikan Bupati Pekalongan, Sebagai Tempat Kegiatan Prestasi

sirkuit Croser

DIRESMIKAN – Bantaran Sungai Kali Pencongan di Desa Pacar Kecamatan Tirto secara resmi dijadikan sebagai sirkuit Croser.
TRIYONO

Bantaran Sungai Sengkarang Disulap jadi Sirkuit

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meresmikan bantaran sungai Sengkarang atau Kali Pencongan di Desa Pacar Kecamatan Tirto menjadi sirkuit. Seperti apa? Triyono, Tirto

Ini salah satu inovasi pemerintah dalam mengembangkan potensi. Ya, untuk memfasilitasi pecinta crosee, bantaran sungai Sengkarang atau Kali Pencongan di Desa Pacar Kecamatan Tirto, diresmikan menjadi sirkut. Tempat ini rencananya untuk kegiatan croser, pembalap motor di kawasan Pekalongan, Pemalang, hingga Batang. Sirkuit tersebut akan dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan prestasi sampai tingkat nasional.

Penggarapan Sirkuit Sengkarang diprakarsai komunitas Trail and Adventure Pekalongan atau Traxal, dan komunitas Boncoss Barramundi Pekalongan Fishing yang merupakan kumpulan mancing mania di daerah setempat itu. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi.

Koordinator Traxal, Umar Ahmad, saat pembukaan Sirkuit Sengkarang mengatakan bahwa sirkuit tersebut akan memberikan fasilitas bagi croser di Pekalongan dan sekitarnya, termasuk tempat penyelenggaraan event berskala nasional.

“Pembuatannya sendiri dilakukan secara gotong royong, iuran bersama anggota, yang terbentuk sejak tahun 2010, dan sekarang sudah mencapai ratusan anggota. Bahkan telah dua kali menyelenggaran event cross, serta sempat vakum setelah tahun 2012,” katanya.

Dengan sirkuit tersebut, diharapkan menumbuhkan kembali semangat olahraga dan menjadikan ajang prestasi. Karena selama ini anak motor sering mendapat cap negatif sebagai kelompok ngawur dan seenaknya sendiri.

“Semoga niatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk membantu mengembangkan sirkut yang sekarang masih apa adanya, dengan banyak kekurangan,” tandas Umar Ahmad yang akrab dipanggil Umang.

Sementara Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap langkah pembuatan sirkuit. Bahkan pihaknya akan membangun berbagai fasilitas agar sirkuit layak untuk kegiatan skala nasional.

“Karena kawasan di Sungai Pencongan dan Sengkarang ini merupakan, kawasan yang akan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata air di Kota Santri. Kalau daerah pegunungan sudah, dan sekarang menjadi destinasi nasional,” ungkap bupati.

Kawasan Sungai Sengkarang – Pencongan, menjadi target pengelolaan pariwisata, khususnya wisata air, karena merupakan sungai terbaik di sepanjang Pantura, dengan debit air stabil. Sehingga layak digunakan.

“Ditambah sekarang ada sirkuit, sehingga nanti akan mendongkrak pariwisata Kabupaten Pekalongan, dan mendorong perekonomian. Dan ini merupakan strategi untuk mengangkat Kota Santri di tingkat nasional. Serta mewujudkan cita cita masyarakat kuat sejahtera lahir dan bathin,” terang Bupati.

Bupati Asip juga berjanji akan mendukung pengembangan sirkuit tersebut, serta meminta panitia mengajukan proposal, agar Pemkab mengetahui apa yang harus dilakukan dan di penuhi, agar segala sarana dan prasarana terpenuhi. (*)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments