Features

Mengikuti Kunjungan Kerja Bung Ramson di Desa Sumubkidul, Sragi

*Warga Antusias, Ramson Serahkan Motor Angkut Sampah

Anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Bung Ramson, melakukan kunjungan kerja dengan bertemu dengan warga Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi. Seperti pertemuannya? Triyono, Sragi

Mengikuti Kunjungan Kerja Bung Ramson di Desa Sumub Kidul, Sragi-menyerahkan

MENYERAHKAN – Anggota Komisi VII DPR RI Jateng x, Fraksi Gerindra, Bung Ramson saat menyerahkan bantuan motor angkut sampah di Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, yang dikerumuni warga sekitar.
Istimewa

SANGAT ANTUSIAS. Itulah yang terlihat saat sejumlah warga Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, curhat atau megadukan berbagai permasalahan yang ada di lingkungannya ke anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Bung Ramson. Aduan itu disampaikan warga berbagai kalangan dalam kunjungan Bung Ramson sekaligus penyerahan bantuan motor angkut sampah di Balaidesa setempat, kemarin.

Usai memberikan bantuan motor angkut sampah di Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, anggota Komisi VII DPR RI membidangi Lingkungan Hidup, Ristek Dikti, ESDM kembali melanjutkan untuk menyerahkan motor angkut sampah di Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi.

Meskipun kedatangan Bung Ramson menjelang sore hari, namun ratusan warga dari berbagai kalangan di Desa Sumub Kidul Kecamatan Sragi tetap menyambut dengan antusias. Pasalnya, selama ini desanya jarang dikunjungi wakil rakyat apalagi dari pusat.

Kedatangan anggota Komisi VII DPR RI, dinilai mampu membawa kemajuan karena apapun permasalahan atau unek-unek yang ada bisa langsung disampaikan untuk selanjutnya diperjuangkan oleh Bung Ramson.

Seperti biasa, dalam sambutannya, Bung Ramson menyampaikan bahwa penyerahan bantuan merupakan sarana untuk bisa bertemu dengan masyarakat Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi. Namun yang paling penting lagi adalah, ia bisa bertemu dengan masyarakat Jetang X, Kabupaten/ Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang dan khususnya warga Sumub Kidul untuk meyerap aspirasi dan mengetahui permasalah yang ada di tingkat bawah.

“Kedatangan saya adalah untuk menghadap atasan, yaitu rakyat. Dengan bertemu secara langsung saya bisa mengetahui apa saja yang perlu diperjuangkan di pusat, sehingga yang menyangut kebutuhan umum dapat terpenuhi,” ungkap Bung Ramson yang diiringi dengan riuh tepuk tangan warga.

Sementara dalam sesi dialog, sejumlah warga berusaha secara langsung untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat yang gemar blusukan ke desa-desa itu dan hingga saat ini setidaknya hampir 200 desa ia kunjungi.

Mengikuti Kunjungan Kerja Bung Ramson di Desa Sumub Kidul, Sragi-aspirasi

ASPIRASI – Anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Bung Ramson saat menyerap aspirasi warga Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, kemarin.
Istimewa

Dari perwakilan pengurus Karang Taruna Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Desi Metauke menyampaikan bahwa selama ini pemuda menyalurkan hobi sepakbola di lapangan yang ada. Namun akhir-akhir ini di musim hujan lapangan menjadi becek, dan perlunya saluran pembuangan air di sekitar lapangan, sehingga lapangan tidak becek.

“Selain itu untuk mempermudah pemotongan rumput membutuhkan mesin, untuk itu kiranya Bung Ramson bisa memberikan yang pemuda butuhkan,” ungkapnya.

Sementara dari Muslimat Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Tania meminta adanya bantuan alat rebana dan pengadaan Alat Peraga Edukasi bagi sekolah TK.

“Kami minta agar diberikan alat peraga edukasi bagi anak TK dan Rebana untuk Muslimat,” ungkapnya.

Sedangkan petani meminta adanya perbaikan bendungan yang saluran irigasinya mengaliri enam desa, namun letaknya ada di Desa Sumub Kidul. Karena bendungan tersebut sudah rusak berat dan ketika musim kemarau saluran irigasi tidak ada airnya. Bendungan air tersebut diantaranya mengaliri ke Desa Kalijambe, Bulak Pelem, Sragi dan lainnya.

Sementara Kepala Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Wiwik Suci Paryesi mengpresiasi kedatangan Anggota Komisi VII DPR RI, Bung Ramson. Karena ia mengaku meski baru pertama kali ke desanya, namun Bung Ramson sudah memperjuangkan aspirasi mengenai motor angkut sampah, yang keberadaanya benar- benar dihutuhkan warga.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih karena Bung Ramson sudah memberikan bantuan motor angkut sampah ini. Melalui motor angkut sampah ini dapat mendukung berdirinya Bumdes dalam pengelolaan sampah sehingga benar- benar bermanfaat,” ungkap Wiwik.

Usai mendengar berbagai aspirasi masyarakat, anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Bung Ramson dengan semangat langsung memerintahkan stafnya guna menulis aspirasi masyarakat Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi. Meski begitu Bung Ramson meminta kepada pemerintah desa untuk segera membuat proposal.

Karena pembangunan saluran irigasi dan drainase, atau lainnya tentu hal demikian tidak bisa diusulkan melalui lisan kepada pemerintah pusat. Hal demikian membutuhkan sebuah porposal dan surat mengetahui Pemkab Pekalongan.

Sebab, pelaksanaan pembangunan harus berdasarkan kajian dan detil pelaksanaannya seperti apa? Untuk itu, sebagai langkah tindak lanjut dari usulan warga, pihaknya akan mengutus tim untuk berkoordinasi dengan Pemkab Pekalongan membahas persoalan tersebut.

“Tim kami akan koordinasi langsung dengan Pemda mengenai proposal irigasi. Kemudian kami koordinasikan melalui Kementrian PU atau Kementrian Pertanian sehingga cepat tertangani, kalaupun dana yang dibutuhkan kecil saya akan gunakan melalui Coorporate Social Responsjbility (CSR),”terangnya.

Di akhir acara, Bung Ramson yang secara simbolis menyerahkan motor angkut sampah dikerubuti warga untuk diajak foto bersama.

Selain telah memberikan bantuan lebih dari 50 motor angkut sampah di Dapil X, Bung Ramson juga telah memperjuangkan sejumlah titik Sumur Bor Air Dalam, kemudian Konverter mesin Kapal dari BBM ke BBG bagi ratusan nelayan.

Sedangkan di bidang pertanian Bung Ramson juga telah menginisiasi pelatihan pengembangan bibit jahe merah, pembagian ribuan bibit pohon produktif, memberikan bantuan traktor dan juga diesel pompa air.

Untuk di bidang pendidikan, anggota Komisi VII DPR RI juga memberikan peluang pemberian besiswa melalui bidik misi bagi mahasiswa dibawah naungan Kemenristek Dikti.

Tak hanya itu saja, untuk dana CSR juga disalurkan untuk bantuan kepada sejumlah Pondok pesantren, TPQ, TK, Madrasah dan Mushola. (*)

Penulis: Triyono | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Facebook Comments